• Home
  • Maritim
  • Dinilai Rawan Tenggelam, TNI AL Amankan KM Jelatik

Dinilai Rawan Tenggelam, TNI AL Amankan KM Jelatik

Rabu, 11 Juli 2018 13:01:00
BAGIKAN:
Net - Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Terkait diamankannya KM Jelatik oleh KRI Pulau Rusa, Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino Rabu (11/7/18) mengatakan bahwa pada Ahad (8/7/18) unit intel Lanal Dumai menerima informasi akan adanya kapal yang memuat penumpang namun tidak mematuhi aturan dan membahayakan keselamatan penumpang dan pengguna laut lainnya.

Terkait hal itu, lada Senin (9/7/18) KRI Pulau Rusa yang tengah melakukan patroli melakukan tindakan penghentian dan pemeriksaan terhadap kapal yang d duga melakukan pelanggaran. KM Jelatik 8 berhasil diamankan di perairan Kuala Siak karena melakukan beberapa pelanggaran.

"Pelanggaran yang dilakukan KM Jelatik 8 adalah jumlah penumpang yang over capacity (melanggar pasal 138 ayat 2 UU no 17 tahun 2008). Selain itu, pelanggaran lainnya adalah saat proses pemeriksaan, KM Jelatik 8 tidak dapat menunjukkan beberapa dokumen yang wajib dimiliki. Seperti Siupal. Hal ini melanggar pasal 287 jo pasal27 UU NP 17 tahun 2008. Pelanggaran ketiga adalah di dalam kapal KM Jelatik - 8 tidak ditemukan alat keselamatan kapal yang tidak sesuai dengan standart keselamatan. Ini melanggar pasal 303 sebagaimana dimaksud dengan pasal 122 UU No 17 tahun 2008," urai Danlanal Dumai.

Pelanggaran lainnya, sambung Danlanal, KM Jelatik -8 juga tidak dilengkapi peralatan navigasi elektronik kapal. Hal ini melanggar pasal 306 UU no 17 tahun 2008.

Lebih lanjut Danlanal Dumai menegaskan bahwa KM Jelatik -8 selanjutnya di ad hoc menuju Dermaga Lanal Dumai untuk diprosea lebih lanjut. Lanal Dumai sebagai Pangkalan TNI AL terdekat menerima limpahan kapal tangkapan KM Jelatik-8 dari KRI Pulau Rusa 726untuk dilakukan penyidikan lebuh lanjut terkait pelanggaran hukum laut.

"Pengamanan KM Jelatik-8 dilakukan karena sering terjadinya kecelakaan laut akhir akhir ini hingga merenggut korban jiwa dan kerugian materil serta membahayakan keamanan dan keselamatan pelayaran di laut. TNI AL sebagai instansi penegak hukum di laut memiliki kewajiban untuk turut serta menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di laut dengan cara meningkatkan patroli laut dan menindak tegas terhadap segala pelanggaran di laut," kata Danlanal Dumai.

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Dugaan Korupsi Alkes, Mantan Direktur RSUD Meranti dan Belasan Saksi Diperiksa Kejari

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi Pengadaan Alat

  • Banci Pemilik Salon di Selatpanjang, Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

    RIAUPEMBARUAN.COM - Ormas Front Pembela Islam (FPI) dan jamaah Masjid Agung Darul Ulum, Jumat (16/11/2018) malam menggerebe

  • Gelombang, Kapal Pembawa Minyak dan Gas LPG Karam di Perairan Merbau

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kapal pompong berkapasitas -+ 8 ton yang bermuatan bahan bakar minyak dan Gas LPG 3 Kg, karam alias ten

  • BPBD Meranti Berikan Bantuan Korban Puting Beliung

    RIAUPEMBARUAN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti memberikan bantuan kepada korban rumah amb

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker