• Home
  • Maritim
  • Sehari, Dua Balita Jadi Korban Tenggelam di Banjir Inhu

Sehari, Dua Balita Jadi Korban Tenggelam di Banjir Inhu

Minggu, 11 November 2018 13:28:00
BAGIKAN:
Riauterkinicom

RIAUPEMBARUAN.COM - Musibah banjir yang terus meluas di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menelan dua korban jiwa, dalam satu hari dua orang bocah meninggal  tenggelam dalam banjir akibat kelalaian orang tua.

Meninggalnya dua orang bocah yang tenggelam dalam banjir akibat kelalaian orang tua dalam satu hari pada Sabtu (10/11/18), pertama kali terjadi di Kecamatan Kuala Cenaku, Inhu. Dimana seorang bocah yang baru berusia 11 bulan bernama Umaira Sari Maulidani putri pasangan Reno Saputra (27) dan Syarifah Mutiah (23) yang beralamat di Dusun Mekar Jaya RT.009/RW.005 Desa Kuala Cenaku Kec. Kuala Cenaku, Inhu. Ditemukan meninggal disamping pintu bawah rumahnya yang tergenang air dengan kedalaman lebih kurang 50 CM.

"Pada Sabtu (10/11/18) sekira pukul 11.30 Wib, korban ditemukan disamping pintu bawah rumahnya yang tergenang air dengan kedalaman lebih kurang 50 CM. Setelah sebelumnya ibu korban yang akan mandi menitipkan korban yang saat itu tengah bermain di depan televisi kepada neneknya yang tengah menyetrika," ujar PS Paur Humas Polres Inhu Bripka Misran Sabtu (10/11/18).

Selang beberapa lama kemudian nenek nya tidak melihat cucu nya tersebut dan mencari di dalam rumah namun tidak ditemukan, kemudian bersama ibu korban dan tetangga sebelah rumah mencari korban keluar rumah dan korban ditemukan disamping pintu bawah rumah korban yang tergenang air dengan kedalaman lebih kurang 50 CM.

"Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kuala Cenaku untuk dilakukan pertolongan, sesampai di Puskesmas Kuala Cenaku korban dinyatakan Meninggal Dunia dan korban dibawa kembali ke rumah duka," ungkapnya.

Sementara itu dihari yang sama, tepatnya pada Sabtu (10/11/18) sekira pukul 17.45 Wib seorang bocah bernama Dimas Febrianto (7) ditemukan tersangkut di sebuah batang pohon setelah terseret banjir di Jalan Teluk Erong Kelurahan Kampung Dagang Kecamatan Rengat, Inhu.

Korban yang merupakan putra pasangan Sugiarto (37) dan Lis Rumansyah (35) yang beralamat di Jalan Pasir Jaya RT 07 RW 04 Desa Kuba Kecamatan Rengat, Inhu sekira pukul 16.00 Wib bersama ibu dan abangya yang bernama Endah Aprianda Pratama (11) pergi dari rumah menuju ke lokasi banjir di Jalan Teluk Erong Kelurahan Kampung Dagang untuk bermain air yang banyak dikunjungi warga sekitar.

"Saat tengah asik bermain air, abang korban melihat ada tangan orang yang terseret arus air banjir, namun tidak mengira bahwa itu merupakan Korban. Seketika abang korban pergi mencari Ibunya dan menanyakan keberadaan korban, akan tetapi Ibu korban juga tidak mengetahui keberadaan korban," tandasnya.

"Setelah tidak menemukan korban, abang korban kemudian memberitahukan ke warga sekitar bahwa adiknya tenggelam. Karena abang korban sebelumnya ada melihat tangan orang yang terseret arus air banjir. Setelah dilakukan pencarian oleh warga sekira pukul 17.45 Wib korban ditemukan tersangkut di sebuah batang pohon," jelasnya.

Editor: Iskandar M

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Bupati Mursini Salurkan Bantuan Banjir Kuansing

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kepedulian terhadap warga yang terdampak kepada warga Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing.red) yang te

  • Taman Bunga Replika Istana Kerajaan Indragiri Inhu Viral di Medsos

    RIAUPEMBARUAN.COM - Sejak dua pekan terakhir, taman bunga Replika Istana Kerajaan Indragiri yang terletak dikawasan Danau R

  • Tiga Hari Tenggelam, Jenazah Warga Kuansing Ditemukan

    RIAUPEMBARUAN.COM - Ulin Muslikin (25) korban tenggelam yang hanyut di Sungai Singingi desa Kebun Lado Kecamatan Singingi a

  • 4000 Rumah di Inhu Korban Banjir

    RIAUPEMBARUAN.COM - Tidak hanya di Kabupaten Kuansing saja yang dilanda banjir saat ini. Kini menyusul Kabupaten Indragiri

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker