• Home
  • Pekanbaru
  • Tembak Warga Di Pekanbaru, Mantan Polisi Divonis 12 Tahun Penjara

Tembak Warga Di Pekanbaru, Mantan Polisi Divonis 12 Tahun Penjara

Jumat, 10 November 2017 00:48:00
BAGIKAN:
Net - Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Satriandi (29), mantan oknum polisi pelaku penembakan terhadap Jodi Setiawan di Jalan Hasanudin Kecamatan Limapuluh Pekanbaru, pada Sabtu 7 Januari 2017 lalu. Akhirnya dijatuhi majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, dengan hukuman pidana penjara selama 12 tahun. 

Sementara, dua rekan Satriandi yang turut serta membantu aksi pembunuhan tersebut, Rama alias Wahyu dan Yulia Putri, dijatuhi hukuman pidana penjara masing masing selama 10 tahun.

Putusan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Sorta Ria Neva SH, pada sidang yang digelar Kamis (9/11/17) sore itu. Ketiga terdakwa terbukti melanggar Pasal 340 jucnto Pasal 55 KUHP, tentang pembunuhan berencana secara bersama sama.

Atas putusan majelis hakim yang lebih ringan dari tuntutan jaksa tersebut. Baik terdakwa maupun jaksa penuntut sama sama menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erik Setiawan SH, Menuntut terdakwa Satriandi dengan pidana penjara selama 18 tahun. Sedangkan terdakes Rama dan Putri dituntut hukuman pidana penjara selama 16 tahun.

Seperti diketahui, Sekitar pukul 23.15 WIB pada Sabtu 7 Januari 2017 lalu. Warga di Jalan Hasanudin Kecamatan Limapuluh Pekanbaru, geger. Atas tewasnya seorang pria berusia 21 tahun. Korban yang diketahui bernama Jodi Setiawan itu tewas setelah peluru menerjang dadanya. 

Penembakan tersebut berawal dari motif dendam Satriandi terhadap Jodi, dalam bisnis Narkoba. Melalui bantuan Yulia Putri, akhirnya dilakukan kesepakatan pertemuan di TKP. Satriandi dan dua terdakwa lainnya dengan menggunakan mobil Toyota Rush menuju Jalan Hasanuddin menemui Jodi.

Begitu tiba di TKP, Putri lalu turun dan bertemu dengan Jodi. Pada saat itu, Satriandi yang berada di dalam mobil meminta Wahyu menurunkan kaca. Selanjutnya, Satriandi menembakan senjata api rakitannya terhadap Jodi.

Korban yang tertembak langsung mengerang kesakitan dan melarikan diri. Namun, terdakwa Satriandi kembali menembak korban hingga tersungkur.

Usai penembakan, ketiga terdakwa kabur menuju Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Namun diperjalanan, persisnya di Padang Panjang, ketiganya ditangkap polisi. Dari tangan Satriandi, polisi menemukan sepucuk senjata api (Senpi) rakitan dan enam butir peluru.

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Terancam Di Penjara, ASN Di Pekanbaru Gelapkan Dana Rp2.1 Miliar

    RIAUPEMBARUAN.COM - Oknum Aparatur Sipil Negara  Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, yang did

  • Teror Bom Marak Di Pekanbaru, Warga Tenayan Raya Jadi Korban

    RIAUPEMBARUAN.COM - Belum lagi kasus teror molotov di rumah anggota DPRD Riau Suprihati terungkap, teror serupa

  • Terjepit Lift Barang, Pekerja PT Surya Asia Pekanbaru Tewas

    RIAUPEMBARUAN.COM - Diduga karena kurang berhati-hati menaiki lift barang dan menekan tombol lift menggunakan perantara kayu, Adi (30) harus

  • Pekanbaru Anggarkan Rp600 Juta Perbaikan Jalan

    RIAUPEMBARUAN.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan Rp600 juta untuk perbaikan jalan kota. Angg

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker