• Home
  • Rohul
  • Dua Tahun Kasasi Ditolak MA, Jaksa Segera Eksekusi Mantan Ketua DPRD Rohul

Dua Tahun Kasasi Ditolak MA, Jaksa Segera Eksekusi Mantan Ketua DPRD Rohul

Jumat, 03 November 2017 21:20:00
BAGIKAN:
Mochamad Fitri Adhy

RIAUPEMBARUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) mengaku memang belum mengeksekusi Teddy Mirza Dal, mantan Ketua DPRD Rohul yang tersangkut perkara perambahan hutan produksi terbatas (HPT) Kaiti-Pauh Dusun Kubu Pauh Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, melalui Kasi Pidum Kejari Rohul M. Fitri Adhy mengatakan Kejaksaan belum mengeksekusi Teddy karena belum menerima putusan lengkap kasasi dari Mahkamah Agung (MA).

"Putusan lengkapnya belum kami terima. Belum bisa kami laksanakan putusan tersebut," jelas M. Fitri Adhy melansir berita riauterkinicom, Jumat (3/11/17).

Sebelumnya, kata Adhy, Kejari Rohul sendiri juga sudah melayangkan surat ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian, menanyakan perihal putusan penolakan kasasi dari MA tersebut.

"Intinya jika sudah diterima putusan tersebut, segera kita minta petunjuk pimpinan untuk segera kita tindaklanjuti," tegas M. Fitri Adhy.

‎Diberitakan sebelumnya, Teddy Mirza Dal masih aktif sebagai anggota DPRD Rohul dituduh sebagai pelaku perambahan HPT Kaiti-Pauh di Dusun Kubu Pauh, Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo, Rohul.

Teddy didakwa membuka lahan di kawasan HPT Kaiti-Pauh seluas 50 hektare. Perkaranya awalnya ditangani pihak Polda Riau, dan selanjutnya dilimpahkan ke Kejari Rohul.

Di website resminya, MA dalam putusannya melalui surat Nomor 2096 K/ Pid.Sus/ LAH/ 2015 Tahun 2016, menolak kasasi atas perkara hukum yang diajukan Teddy Mirza Dal.

Satu tahun pasca putusan MA, Teddy belum dieksekusi pihak Kejari Rohul, dan masih aktif sebagai anggota DPRD Kabupaten Rohul periode 2014-2019.

Pada putusan kasasi di website resmi MA, selaku Hakim Ketua Dr. Artidjo Alkostra, SH, LL.M.l, dan dua Hakim Anggota yakni Prof. Dr. Surya Jaya, SH, M.Hum dan Sri Murwahyuni, SH, M.Hum. Sedangkan selaku Panitera yakni Emilia Djajasubagia, SH, MH.

Sesuai putusan Pengadilan Negeri Pasirpangaraian sebelumnya,‎ Teddy Mirza Zal divonis hukuman kurungan 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun) kurungan ditambah denda Rp 1,5 miliar.

Sebelumnya, pada 2015 silam, Teddy Mirza Dal kepada riauterkinicom mengaku dirinya hanya sebagai korban diskriminatif Polri yang menangani perkaranya.

Diakuinya, dari informasi didapatnya, bukan hanya dirinya saja yang punya lahan di kawasan HPT Kaiti-Pauh di Kubu Pauh Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo.

Banyak oknum pejabat Rohul dan orang penting, termasuk sejumlah anggota DPRD Rohul yang membeli lahan di kawasan negara tersebut. Dan tanaman yang rata-rata kelapa sawit sudah bisa dipanen.

Bahkan, tambah Teddy, ada oknum pengusaha asal Medan, Sumatera Utara, yang membuka lahan di kawasan HPT Kaiti-Pauh, namun hanya dirinya saja yang diproses.‎

‎Teddy mengaku lahan miliknya sekira 50 hektar awalnya dibelinya secara bertahap dari beberapa warga Kubu Pauh Desa Lubuk Bilang.‎

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pemda Rohil Terima Uang Pengembalian Hasil Korupsi Jembatan Padamaran II Rp9 Miliar

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan hilir menyerahkan pengembalian uang hasil kasus korupsi jem

  • Diduga Lakukan Korupsi, Ketua KNPI Rohil Dititip di Rutan Bagansiapiapi

    RIAUPEMBARUAN.COM - Diduga melakukan tindak pidana korupsi Penghulu kepenghuluan Bagan Manunggal, Kecamatan Bag

  • Dijemput KPK, Johar Firdaus Dipindahkan ke Lapas Sukamiskin

    RIAUPEMBARUAN.COM - Tahanan kasus suap APBD Riau Tahun 2014, Johan Firdaus, dijemput Komisi Pemberantas Korupsi

  • Suparman Bupati Rohul Bakal Jalani Hukuman Lapas Sukamiskin

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kendati belum menerima salinan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) kepada dirinya, serta sur

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker