• Home
  • Tekno
  • Postingan SARA di Facebook, Perawat di Kepri Dipenjara

Postingan SARA di Facebook, Perawat di Kepri Dipenjara

Jumat, 18 Mei 2018 13:36:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - Seorang perawat asal Kawasan Batamkota, Kepulauan Riau bernama Ria Siregar (RS) ditangkap Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang, Rabu (16/5/2018).

Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki.

Pihaknya menuturkan penangkapan ini lantaran RS memosting status yang mengandung SARA.

“Kita mendengar ada memosting status yang mengandung sara di dalam Facebook, segera kita amankan," ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki dikutip dari Tribun Medan.

Kekecewaan RS berawal pasca kejadian teror yang menimpa beberapa daerah di tanah air.

Namun kekecewaannya tersebut tidak terkontrol dan meluapkannya di Facebook.

Sayangnya, apa yang ditulis olehnya ditafsirkan mengandung SARA dan terindikasi menghina agama lain.

Beikut unggahan RS di dalam akun Facebooknya:

“Kami ibadah hanya hari Minggu tuh pun cuma 2 jam. Kalian ibadah setiap menit, setiap detik. Kau pik aku gak bosan dengar toak masjidmu tuh. “ak ada gunanya kau ibadah 5 waktu, tak ada gunanya kau puasa selama sebulan,” tulisnya.

Penyesalan Ria Siregar

Hengki menuturkan awalnya tidak ada niat dari pelaku untuk menghina agama lain.

Tindakan yang dilakukan ia akui semata-mata hanya karena terbawa emosi.

"Namun pengakuan RS dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada niat dirinya untuk menghina agama lain. Dirinya hanya terbawa emosi atas kejadian aksi teror yang mengakibatkan kemarian sejumlah orang yang tidak bersalah," tutur Hengki.

Kepada awak media di Mapolresta Barelang, RS mengaku menyesal membuat postingan provokatif di Facebooknya itu.

Menurut RS, dia membuat postingan itu lantaran kesal dengan aksi pengeboman di tiga gereja di Surabaya.

Dia tak menyangka ungkapan kekesalannya itu justru dianggap melecehkan umat Islam secara umum.

“Saya tidak bermaksud mau menghina agama lain. Ternyata saya salah. Statusnya sudah sempat saya hapus, tapi sudah tersebar kemana-mana,” aku RS.

Sempat Dihapus

Usai menjadi viral, RS akhirnya menghapus postingan tersebut.

Namun sayangnya beberapa pengguna facebook sudah terlanjur men-screenshot dan menyebarkannya kembali di media sosial.

Jalani Pemeriksaan

Menurut Kombes Hengki, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Penangkapan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari komentar RS di akun Facebooknya," kata Hengki.

RS saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak).

Kondisi Terkini

Beredar foto RS yang sedang menjalani tahanan.

Terlihat RS yang memiliki rambut pendek sebahu memakai rompi berwarna oranye.

Dihadapannya terlihat teralis besi.

Muka RS terlihat sembab, dari matanya berlinang air mata.

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • 4 Juta Pengguna iPhone Tuntut Google Rp 60 Triliun

    RIAUPEMBARUAN.COM - Sebuah organisasi yang menyebut diri mereka "Google You Owe Us", menuntut Google atas pengump

  • Panah di Google Maps Kini Bisa Diubah Jadi Mobil

    RIAUPEMBARUAN.COM -Google telah memperkenalkan ikon mobil yang bisa digunakan sebagai pengganti panah navigasi pada aplikasi Map

  • Fitur Video Call Beramai-ramai WhatsApp Mulai Disebar

    RIAUPEMBARUAN.COM - Fitur "Group Video Calling" di WhatsApp dikabarkan telah tersebar ke beberapa pengguna. Menur

  • Cara Jitu Menghilangkan Status Online di WhatsApp

    RIAUPEMBARUAN.COM - WhatsApp memiliki fitur Last Seen, dengan fitur ini pengguna dapat mengetahui kapan pengguna lain melih

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker