Bengkalis -
Bengkalis

Zuhandi Himbau Dinas Terkait Awasi Penataan Trotoar di Bengkalis

Redaksi Redaksi
Zuhandi Himbau Dinas Terkait Awasi Penataan Trotoar di Bengkalis
Istimewa

RIAUPEMBARUAN.COM -Trotoar di jalan Tandun Kota Bengkalis terdapat bangunan tempat jualan minuman ringan yang sudah berbulan bulan berdiri kokoh, dan juga Tong Sampah milik dinas terkait yang keduanya ini sangat mengganggu pejalan kaki yang menggunakan trotoar.

Kurangnya perhatian pemerintah daerah terkait hal ini membuat masyarakat pengguna trotoar jalan merasa terganggu.

Sesuai Peraturan (Perda) Daerah Kabupaten Bengkalis nomor 1 tahun 2016 tentang Ketertiban Umum, yang mana dalam Perda ini ingin mewujudkan tata kehidupan masyarakat kabupaten Bengkalis yang tertib, tentram, nyaman, bersih dan indah, di perlukan adanya pengaturan di bidang ketertiban umum yang mampu melindungi warga dan prasarana daerah beserta kelengkapannya.

Namun sangat di sayangkan Perda nomor 1 tahun 2016 ini tidak berfungsi di kota Bengkalis, dari pantauan awak media di lapangan terdapat bangunan diatas trotoar jalan Tandun Kota Bengkalis yang telah berdiri sekian lama seperti bangunan permanen dan juga Tong Sampah yang menghiasi trotoar.

"Bengkalis tiga tahun berturut-turut mendapatkan piala adipura sebagai salah satu kota kecil terbersih di Indonesia dari Kementerian Lingkungn Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, dengan indikator berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan, namun saat ini coba kita lihat bersama di Kota Bengkalis sendiri kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan justru semrawut alias tidak teratur sesuai peruntukannya,,"tegas Zuhandi, SPi Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin (31/08/2020).

Zuhandi sangat kesal dan menyayangkan sekali sepertinya tidak ada tindakan dan adanya upaya pembiaran dari dinas terkait dengan maraknya pedagang kaki lima yang membangun lapaknya diatas trotoar bahkan lebih menyedihkan tong sampah diletakkan diatas trotoar.

“Trotoar itu sejatinya menjadi hak para pejalan kaki (pedestrian), namun kini banyak pihak yang abai dengan fungsi trotoar ini. Trotoar itu kan dikhususkan sebagai jalur bagi para pejalan yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan pedestrian. Karena lalu lintas adalah tempat berbahaya bagi para pedestrian, nah jika sekarang trotoar yang telah dibangun bagus, cantik toh dipergunakan untuk letak tong sampah, tempat lapak para pedagang, mana fungsi awal trotoar itu ?” Tanya Zuhandi.

"Secara legal, menurut UU No. 22 tahun 2009, trotoar sesungguhnya merupakan salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalulintas, sama seperti tempat penyebrangan (zebra cross dan jembatan penyebrangan). Dalam PP No. 79 tahun 2013 pasal 114, Troatoar pun dapat digunakan untuk para pesepeda, jika tak ada alternatif jalur sepeda. Bukan untuk letak tong sampah dan lapak pedagang," tegasnya.

Kepada Dinas terkait Zuhandi menegaskan untuk bekerja maksimal dalam upaya kebersihan dan ketertiban lingkungan.“Untuk itu kepada Dinas terkait seperti DLH, Dinas Perkim, Satpol PP dan yang lainnya kita mintalah hal tersebut ditertibkan, kembalikan fungsi trotoar ke fungsi semula, membangun trotoar pakai APBD lho ? mana letak pembangunan yang tepat sasaran itu. Mari kita tata keindahan, kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang bersih dan rapi serta teratur tersebut yang dimulai dari kota kecil Bengkalis ini” Pinta Zuhandi.

Dengan tegas Zuhandi mengatakan piala adipura tak akan bisa diraih kalau Pemerintah Kabupaten Bengkalis lamban dalam menangani kebersihan dan ketertiban lingkungan.

"Jika masalah itu tetap dibiarkan, jangan berharap banyak jika bisa mendapat piala adipura lagi, Bengkalis kota kecil ini aja semrawut, gimana kalau Pemerintah Daerah bercerita tentang kebersihan dan pengelolaan lingkungan dalam skop besar Kabupaten Bengkalis secara keseluruhan," tegasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jenri Salmon Ginting saat di konfirmasi awak media terkait ada tong sampah dan bangunan di jalan Tandun Bengkalis mengatakan "Koordinasikan terlebih dahulu kepada OPD Lingkungan Hidup atau yang terkait, sesuai dengan SOP nya, terima kasih infonya," jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Arman AA yang di hubungi awak media menerangkan keberadaan tong sampah di jalan Tandun tersebut untuk sementara memang di letak kan di atas trotoar dikarenakan belum dapat tumpangan untuk meletakkan tong sampah tersebut dari warga setempat.

"Untuk sementara tong sampah tersebut sengaja kami letak di trotoar karena belum ada warga yang memberi tumpangan tanah untuk tong sampah tersebut, mengingat kalau tidak disediakan tong sampah di sekitar jalan Tandun tesebut maka sampah akan berserakan," terangnya.

Arman juga mengharapkan "Kepada warga di sekitar jalan Tandun, untuk ada yang bersedia memberikan tumpangan meletakkan tong sampah di tanahnya agar tidak lagi tong sampah tersebut berada di atas trotoar jalan," harapnya.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Rezi AP


Tag:DPRD BengkalisPemkab Bengkalis