Ekonomi

Kepemimpinan Hendri Sandra, Semester I 2020 Dumai Raup Investasi Rp7,9 Triliun

Redaksi Redaksi
Kepemimpinan Hendri Sandra, Semester I 2020 Dumai Raup Investasi Rp7,9 Triliun
Kepala DPMPT-SP Dumai Hendri Sandra

RIAUPEMBARUAN.COM -Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Dumai Hendri Sandra menyatakan realisasi investasi semester I (Januari -Juni) 2020 di Kota Dumai mencapai Rp7,97 triliun. Tertinggi di Provinsi Riau dengan sumbangan 35,02 persen dari total investasi yang masuk ke Riau.

"Sejak Februari hingga saat ini kita berada pada pandemi Covid 19. Kondisi ini tidak menyurutkan minat investor menanamkan modalnya ke Kota Dumai. Terutama dari Singapura, Malaysia dan Belanda," terang Hendri Sandra, Selasa (29/07/2020).

Disebutkan Hendri, realisasi investasi di Kota Dumai didominasi sektor industri kimia dan farmasi, industri makanan dan industri logam. Terutama produk turunan kelapa sawit.

Ia mencontohkan industri-industri kelapa sawit yang selama ini masih berupa CPO. Belakangan sudah mulai dikembangkan menjadi minyak goreng, bahan kosmetik, bahan pangan dan bakar.

Menurut Hendri, investasi provinsi Riau semester tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp. 40,8 triliun. Dari Januari hingga Juni 2020 mencapai Rp. 22,75 triliun ( 55,75 %). Berada pada peringkat 5 Nasional dan tertinggi di Sumatera.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Jawa Barat berada di posisi pertama capaian investasi selama Januari-Juni 2020, yakni menembus angka Rp57,9 triliun. Disusul Jawa Timur (Rp51 triliun), DKI Jakarta (Rp50,2 triliun), Jawa Tengah (Rp27,8 triliun) dan di tempat ke-5, Riau dengan capaian investasi sebesar Rp22,75 triliun.

Dari capaian Provinsi Riau sebesar Rp 22,75, triliun, Kota Dumai berada di peringkat I dengan sumbangan sebesar Rp 7,97 Triliun atau 35,02 persen. Menyusul kemudian Indragiri Hulu Rp2,91 triliun atau 12,80 persen, Kampar Rp2,61 triliun atau 11,47 persen, Pelalawan Rp2,38 triliun atau 10,41 persen, dan Bengkalis Rp2,45 triliun atau 9,89 persen.

Hendri membandingkan realisasi setahun selama 4 tahun terakhir. Realisasi investasi Kota Dumai tahun 2016 sebesar Rp. 3,224 Triliun, tahun 2017 sebesar Rp 4,398 Triliun, tahun 2018 sebesar Rp. 2,006 Triliun dan tahun 2019 sebesar Rp. 5,937 Triliun.

"Berdasarkan komitmen dari para investor, kita optimis realisasi investasi di Kota Dumai bisa mencapai Rp 12 triliun. Ini akan menjadi sejarah bagi Dumai dengan capaian realisasi investasi tertinggi," katanya.

Hendri yakin kedepan Investasi di Kota Dumai meningkat secara signifikan. Menyusul segera tuntasnya proyek strategis nasional yang mendukung Kota Dumai sebagai kawasan pelabuhan dan industri.

Hendri menambahkan, terus meningkatnya investasi di Kota Dumai membuktikan Pemerintah Kota Dumai, meskipun dengan APBD termasuk paling kecil di Riau tetap memberikan kinerja positif dalam mendatangkan investasi di ibu kota.

Adapun fokus Pemko Dumai dalam mendongkrak realisasi investasi yaitu dengan memperkuat kelembagaan penanaman modal yang terintegrasi, promosi investasi daerah yang efektif dan efisien, pembangunan infrastruktur fisik, penyelenggaraan pelayanan perizinan yang cepat, mudah, aman dan nyaman dan memastikan keamanan kegiatan usaha bersama instansi terkait.

"Kemudahan adalah prioritas utama. Meski empat tahun terakhir promosi dikurangi, namun promosi tetap kita maksimalkan. Dan dengan pelayanan online semakin memudahkan investor berinvestasi," katanya.*

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP


Tag:Berita DumaiDPMPTSP DumaiHendri Sandra