Ekonomi

Tips Pelaku Bisnis Kuliner Lokal di Pekanbaru Hadapi Masa Pandemi Covid 19

Redaksi Redaksi
Tips Pelaku Bisnis Kuliner Lokal di Pekanbaru Hadapi Masa Pandemi Covid 19
Istimewa

RIAUPEMBARUAN.COM -Kopi Bengkalis, salah satu gerai kopi lokal yang cukup masyhur di ibu kota Provinsi Riau, Kota Pekanbaru terus bergeliat di tengah badai pandemi COVID-19.

Mengusung Bengkalis, salah satu kabupaten di Riau, sebagai nama kebesaran, nyatanya Kedai Kopi yang awal berdiri berada di salah satu sudut Kota Pekanbaru itu terus berkembang. Lintas generasi menjadi segmen utama yang menjadikan kedai kopi khas Melayu menjadi pilihan.

Manager Kopi Bengkalis, Muhammad Halimi, di Pekanbaru, Minggu (13/6/2021) mengatakan saat ini terdapat satu gerai baru telah beroperasi dan siap melayani masyarakat. Gerai yang beralamat di Jalan Subrantas KM 11,5 Kota Pekanbaru, Riau, tersebut telah beroperasi selama dua bulan terakhir.

Gerai itu melengkapi gerai utama yang beralamat di Soekarno KM 09 Pekanbaru dan telah beroperasi sejak delapan tahun silam. Sementara pada pekan depan, Kopi Bengkalis akan kembali membuka cabang baru di Jalan Ronggo Warsito Gobah. Dengan demikian, dalam waktu dekat akan hadir tiga gerai Kopi Bengkalis di Kota Pekanbaru.

"Minggu depan kami akan mencoba lebih dekat dengan pelanggan dengan membuka gerai baru di Jalan Ronggo Warsito Gobah nomor 43. Jika tidak ada aral melintang, Jumat (18/6/2021) pekan depan kita resmikan," katanya.

Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Riau itu mengakui badai pandemi yang melanda sejak tahun lalu berdampak cukup signifikan terhadap operasional Kopi Bengkalis yang menawarkan konsep kedai kopi dan makanan lokal khas Melayu dengan harga terjangkau tersebut.

Namun, manajemen Kobeng berusaha melakukan beragam terobosan hingga akhirnya tetap mampu bertahan dan kini justru melebarkan sayap usaha dengan tiga gerai tersedia.

"Memang tidak dapat dipungkiri semua jenis usaha saat ini terjadi penurunan omzet. Namun, kita tetap memiliki strategi untuk bertahan. Strategi yang utama adalah tetap mengedepankan protokol kesehatan," ujarnya.

Selanjutnya, dia juga menjelaskan bahwa service excellence menjadi modal utama, selain cita rasa yang terus dipertahankan. "Kemudian, kami mengusung keramahan budaya melayu kepada pelanggan. Strategi itu yang menjadi cara kami untuk terus bertahan dan berkembang," lanjutnya.

Kopi Bengkalis atau lebih dikenal dengan Kobeng merupakan kedai kopi yang digandrungi beragam kalangan. Perjalanan panjang kedai kopi itu diawali secara sederhana. Tidak ada mesin penggiling kopi otomatis layaknya kafe kenamaan.

Setiap hari, tak kurang 200 cangkir kopi tersaji setiap hari. Ratusan pinggan makanan olahan khas Riau seperti mi sagu, kwetiau, ubi dan pisang kipas hingga sate Bengkalis laris habis.

Tak hanya masyarakat, pejabat pemerintah mulai dari Bupati, Gubernur, hingga sejumlah tokoh nasional seperti Sandiaga Salahuddin Uno pun terkesan dengan sajian Kopi Bengkalis.*

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP

Sumber: MediaCenterRiau


Tag:Covid 19Covid 19 PekanbaruCovid 19 Riau