Info Sawit -
Info Sawit

Harga CPO Menukik ke Bawah Lagi, Ini Penyebabnya

Redaksi Redaksi
Harga CPO Menukik ke Bawah Lagi, Ini Penyebabnya
Jonathan Surbakti

RIAUPEMBARUAN.COM -Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) terkoreksi hari ini Kamis (10/9/2020). Sentimen di pasar saat ini sedang campur aduk.

Pada 11.00 WIB, harga CPO untuk kontrak pengiriman November 2020 di Bursa Malaysia Derivatif Exchange melorot 19 ringgit atau 0,68% ke RM 2.795/ton.

Ada beberapa sentimen negatif yang beredar di pasar. Pertama adalah terpangkasnya harga minyak. Kontrak futures Brent sempat melorot ke bawah US$ 40 akibat Aramco yang mendiskon harga minyaknya. Harga emas hitam juga goyang akibat stok minyak AS yang naik pekan lalu.

Penurunan harga minyak membuat harga CPO juga ikut tertekan. Penurunan emas hitam membuat penggunaan biodiesel dari minyak nabati seperti sawit menjadi kurang ekonomis sehingga tidak kompetitif.

Gerak harga minyak nabati juga mengekor emas hitam hari ini. Untuk kontrak minyak kedelai dan sawit yang aktif diperdagangkan di Bursa Komoditas Dalian melemah masing-masing 0,26% dan 0,51%.

Produksi CPO di Negeri Jiran juga diperkirakan naik 2% ke 1,84 juta ton pada Agustus. Masuk akhir kuartal ketiga secara musiman produksi minyak sawit pada umumnya sedang tinggi-tingginya.

Namun kemungkinan kenaikan produksinya tidak akan signifikan mengingat banyak faktor yang berpengaruh seperti cuaca kering berkepanjangan yang melanda Malaysia dan Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia.

Di sisi lain adanya pembatasan mobilitas publik yang dilakukan pemerintah Malaysia untuk menekan angka penularan Covid-19 juga menimbulkan masalah baru di sektor agrikultur berupa kekurangan tenaga kerja.

Namun Reuters melaporkan ekspor minyak sawit Malaysia pada periode 10 hari pertama bulan ini dikatakan naik 13% dibanding periode yang sama bulan lalu. Kabar ini setidaknya membuat harga CPO tak tertekan lebih dalam.*

Penulis: Redaksi

Editor: Suhadi

Sumber: CNBC Indonesia


Tag:Berita SawitInfo Sawit