Info Sawit -
Info Sawit

Para Juragan Tajir Kelapa Sawit

Redaksi Redaksi
Para Juragan Tajir Kelapa Sawit
Net/Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM -Masih dalam situasi pandemi Covid-19, tidak berarti wabah ini menurunkan pendapatan orang-orang kaya di dunia. Demikian pula orang paling tajir di Indonesia yang masih diduduki oleh orang lama yang familiar bagi masyarakat.

Forbes Real Time Billionaires, Senin (29/6/2020) mencatat, dari list orang-orang terkaya di Indonesia hampir didominasi oleh para konglomerat yang memiliiki bisnis di sektor perkebunan kelapa sawit, misalnya saja Hartono bersaudara, yang masih konsisten menduduki posisi pertama orang paling kaya di Indonesia.

Budi Hartono mengalami peningkatan kekayaan hingga US$ 3,7 miliar atau hingga Rp 52,5 triliun (jika kurs: Rp 14.200) hanya dalam waktu tiga bulan. Michael Hartono pun mengalami peningkatan kekayaan jumlah yang sama, yaitu sebesar US$ 3,7 miliar dalam waktu tiga bulan terakhir.

Sebelumnya kedua saudara ini melanjutkan perusahaan ayahnya bernama Djarum Gramophon atau acap dikenal dengan “Djarum”. Melalui Djarum Group, dua bersaudara ini melakukan ekspansi bisnis diluar bisnis rokok, salah satunya nyemplung di bisnis perkebunan kelapa sawit. Lewat PT Hartono Plantations Indonesia (HPI Agro), Hartono bersaudara itu kini telah memiliki perkebunan kelapa sawit yang cukup luas.

Chairul Tanjung yang terkenal dengan konglomerasi medianya juga mengalami peningkatan nilai kekayaan dari US$ 3,1 tiga bulan lalu, kini nilai kekayaannya sebesar US$ 3,1 miliar. Kepiawaiannya dalam berbisnis ditunjukkan lewat mendirikan Trans Corp yang menjalankan stasiun Trans TV dan Trans 7, lantas akuisisi Bank Tugu yang kini berganti menjadi Bank Mega, serta berbisnis properti.

Lewat CT Corp, sebelumnya bernama Para Group, Chairul Tanjung yang dinobatkan orang terkaya keenam, pun tak mau ketinggalan untuk memasuki bisnis perkebunan kelapa sawit. Pada 2008 silam, lewat bendera CT Global Resources, Chairul Tanjung resmi masuk ke bisnis kelapa sawit.

Selanjutunya ada Martua Sitorus, merupakan salah satu pendiri perusahaan minyak kelapa sawit terbesar di dunia, Wilmar International, namun pada Juli 2018 lalu, Martua Sitorus mengundurkan diri satu minggu setelah Greenpeace mengungkap keterlibatannya dalam praktik deforestasi lewat perusahaan kelapa sawit Gama Plantation yang sebelumnya bernama Gandasawit utama. Saudara iparnya, Hendri Saksti yang menjabat sebagai Kepala Wilmar untuk Indonesia, juga ikut mengundurkan diri.

Merujuk penelusuran InfoSAWIT, Gandasawit Utama diperkirakan meiliki lahan seluas 350 ribu ha, yang berlokasi di beberapa wilayah di Indonesia. Dari luasan itu sekitar sekitra 150 ribu ha telah tertanam dengan luas areal yang belum menghasilkan sekitar 50 ribu ha, sisanya sekitar 150 ribu belum ada dilakukan kegiatan.

Berikut Orang Terkaya dari Sektor Sawit

1. Budi Hartono US$ 17,3 miliar setara Rp 245,66 triliun. (urutan pertama di Indonesia)

2. Michael Hartono US$ 16,6 miliar setara Rp 235,72 triliun. (urutan kedua di Indonesia)

3. Chairul Tanjung US$ 3,6 miliar dollar setara Rp 51,12 triliun. (urutan keenam di Indonesia)

4. Martua Sitorus US$ 1,9 miliar setara Rp 26,98 triliun. (urutan ketujuh di Indonesia)
5. Peter Sondakh US$ 1,6 miliar setara Rp 22,72 triliun. (urutan kesembilan di Indonesia)

6. Theodore Rachmat US$ 1,4 miliar setara Rp 19,88 triliun. (urutan kesepuluh di Indonesia)

7. Sukanto Tanoto US$ 1,4 miliar setara Rp 19,88 triliun. (urutan Kesebelas di Indonesia)
8. Murdaya Poo US$ 1,2 miliar setara Rp 17,4 triliun. (urutan ketigabelas di Indonesia)*

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan Iswandi

Sumber: InfoSawit


Tag:Berita SawitInfo Sawit