Kesehatan

Kasus Kumulatif Covid 19 Kota Dumai Mencapai 1000 Lebih

Redaksi Redaksi
Kasus Kumulatif Covid 19 Kota Dumai Mencapai 1000 Lebih
Istimewa

Data Satgas Gugus Covid 19 Kota Dumai

RIAUPEMBARUAN.COM - Hari ini, Sabtu tanggal 24 Oktober 2020, ada penambahan 12 kasus positif, dengan rincian 7 kasus kontak erat, dan 5 kasus suspek. Dan Alhamdulillah, pada hari ini dikabarkan ada 6 pasien dinyatakan sembuh.

Dengan demikian total akumulasi saat ini 1123 kasus positif dengan rincian 752 orang sembuh, 349 orang dalam perawatan (315 orang isolasi mandiri, 34 orang rawat di RS) dan 22 orang meninggal dunia.

Akhirnya jumlah kasus kumulatif di Kota Dumai sudah mencapai 4 digit atau lebih dari 1.000 kasus. Pemerintah Kota Dumai melalui Juru Bica Satgas Gugus Tugas Covid 19 dr Syaiful berharap masyarakat tetap dapat beraktifitas dan melakukan kegiatan perekonomian guna menunjang kesehateraan masyarakat.

Namun, keberhasilan kegiatan perekonomian tidak aka nada, bila kita tidak menjalankan protokol kesehatan. Semua penelitian sudah menunjukkan bahwa masker mampu mencegah penularan dan yang paling penting mampu menurunkan angka kematian akibat kasus Covid 19 yang berat.

Pada kesempatan ini, menyampaikan kepada masyarakat, perusahaan dan seluruh stake holder, bahwa penanganan pasien yang terinfeksi Covid 19 menggunakan Pedoman Penanganan Covid 19 Revisi ke-5 yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 413 Tahun 2020.

Pedoman ini terbit atas dasar rekomendasi WHO yang merupakan rangkuman dari banyak hasil penelitian yang sudah dilakukan di seluruh dunia. Ada beberapa perbedaan mendasar dalam penanganan pasien Covid 19, antara lain :

Pasien terkonfirmasi positif yang tidak memiliki gejala (OTG) dan atau gejala ringan, maka tidak perlu dilakukan perawatan di RS, namun wajib melakukan isolasi mandiri (di rumah maupun tempat isolasi yang disediakan) selama 14 hari sejak, dihitung dari sejak tanggal swab yang menyatakan hasil positif. Pasien pada kriteria ini tidak memerlukan swab PCR ulang.

Pasien terkonfirmasi positif yang memiliki gejala sedang dan berat dan atau pasien yang memiliki faktor risiko dan komorbid (penyakit penyerta) yang dapat memperberat perjalanan penyakit Covid 19, harus dilakukan perawatan di RS. Dan pasien dapat dinyatakan sembuh bila telah selesai menjalani terapi di RS, serta didukung perbaikan klinis atau hasil swab yang menyatakan negatif.

"Kita masih tetap harus waspada terhadap Covid 19, namun bila terinfeksi Covid 19 bukan berarti hidup kita berakhir. Semua orang bisa sembuh dari penyakit ini, asal cepat dideteksi dan diberikan terapi. Kami juga berharap agar masyarakat tidak memberikan Stigma atau penilaian buruk kepada penderita Covid 19," jelas Syaiful.

Lanjutnya, justru harus memberikan dukungan moril dan juga materiil seperti bantuan pangan untuk keluarga yang menjadi kontak eratnya. Keberhasilan menekan penyebaran Covid 19 dan menghentikan jumlah kematian akibat penyakit Covid 19 ini ada di tangan kita semua.

"Semua harus bergotong royong dan aktif dalam melaksanakan 4M. Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri dalam menangani Covid 19 ini. Jika ingin pandemi ini cepat berlalu, maka disiplinkan diri menjalani 4M," tutup sekretaris Dinas Kesehatan Kota Dumai.*

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP


Tag:Covid 19Covid 19 Dumai