Kesehatan

Reza Firmansyah Terpilih Sebagai Ketua PC PAFI Bengkalis

Redaksi Redaksi
Reza Firmansyah Terpilih Sebagai Ketua PC PAFI Bengkalis
Istimewa

RIAUPEMBARUAN.COM -Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan wadah untuk menghimpun semua tenaga yang amal baktinya di bidang farmasi dan sesuai dengan sejarah perjalanan bangsa PAFI telah berkembang sebagai wadah untuk menghimpun Profesi Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK),Asisten Tenaga Kefarmasian (ATK) serta TTK dan ATK yang telah melanjutkan pendidikan diluar bidang Farmasi.

PAFI Dibentuk pada tanggal 13 Febuari 1946 di Yogyakarta, PAFI merupakan potensi pembangunan yang tidak pernah absen dalam pembangunan Negara sesuai fungsinya. Ahli Farmasi Indonesia disamping menjalankan tugasnya sehari-hari, tetap ikut serta mempertinggi taraf kesejahteraan umum, khususnya dibidang kesehatan dan kefarmasian.

Disamping itu dalam mengembangakan organisasi, PAFI membentuk Pengurus Daerah di tingkat Propinsi dan Pengurus Cabang di tingkat kabupaten/kota melalui mekanisme 5 (lima) tahunan yaitu Musyawarah, baik Musyawarah Nasional (Munas), Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab).

Di Kabupaten Bengkalis PAFI mulai bergerak sejak tahun 2015, dan pada tahun 2021 ini melaksanakan Muscab I (pertama) yang dilaksanakan di Kota Duri Kecamatan Mandau dengan mengangkat tema “sosialisasi web terintegrasi bagi tenaga teknis kefarmasian PC PAFI bengkalis” yang di laksanakan di salah satu Hotel di kota duri pada minggu, (28/3/2021).

Ketua Pengurus Daerah (PD) PAFI Provinsi Riau Yilzha Mardhiah, AMd.Farm, SE berkesempatan membuka kegiatan Muscab dan juga webinar yang di gelar PC PAFI Bengkalis, dalam sambutannya ia mengucapkan terimakasih kepada PC PAFI Bengkalis dimana telah bisa melaksanakan kegiatan Muscab I, secara kepengurusan sebenarnya untuk periode 2015 �" 2020 telah berakhir pada November 2020 lalu, namun karena kondisi pandemic COVID-19 akhirnya baru bisa dilaksanakan pada Maret tahun ini.

“Selaku pengurus PAFI Riau kami apresiasi kepada pengurus dan panitia yang telah melaksanakan muscab pertama PAFI Bengkalis, kita ketahui kondisi pandemi COVID-19 di tahun 2020 menjadi salah satu faktor terhambatnya pelaksanaan muscab pertama apalagi kepengurusan periode 2015-2020 berakhir pada November tahun lalu, dan kegiatan muscab pertama ini juga turut dilaksanakan webinar dengan tema sosialisasi web terintegrasi PAFI secara nasional” ungkap Yilzha.

Sementara itu pada Muscab I PAFI Bengkalis juga turut dibacakan laporan pertanggung jawaban pengurus periode 2015-2020, dengan demikian kepengurusan periode tersebut demisioner sehingga langsung dilaksanakan pemilihan ketua baru yang di lakukan secara Votting oleh anggota melalui Google Form via luring dan daring.

“Sebelum pemilihan ketua baru periode 2021-2026, pengurus periode sebelumnya (2015-2020) membacakan laporan pertanggungjawaban dan diterima serta disahkan, sehingga pengurusan lama dinyatakan demisioner, kemudian pemilihan dimulai dengan waktu 2 jam yang dilakukan menggunakan googel form dengan link yang telah di persiapkan oleh panitia, adapun jumlah pemilik suara dari anggota pafi bengkalis sebanyak 172 orang yang melaksanakan pemilihan ditempat berbeda secara luring dan daring” ungkap Yilzha lagi.

Dari hasil Votting pemilihan ketua PAFI Bengkalis Periode 2021-2026 M.Reza Firmansyah, AMd.Farm unggul dari calon ketua lainnya yakni Wapi Hapni, AMd. Farm, dengan selisih suara cukup signifikan, sehingga ditetapkan dan dikukuhkan langsung sebagai ketua PAFI Bengkalis untuk kedua kalinya, dan selama lebih kurang satu bulan kedepan diberi waktu untuk menyusun kabinet kepengurusan yang baru.

Selaku ketua terpilih untuk periode 2021-2026 , M.Reza Firmansyah, A.Md Farm yang keseharinnya bertugas di Puskesmas Bengkalis sebagai ASN ini, memiliki Visi untuk mewujudkan tenaga teknis kefarmasian dan asisten tenaga kefarmasian yang handal dan provisional serta berkompetensi dalam wadah kebersamaan dibawah organisasi PAFI.

Sementara itu, ada 6 Misi yang akan dijalankan yakni, pertama mendukung dan menyelenggarakan kegiatan dibidang kefarmasian sebagai pemenuhan SKP TTK, kedua berpatisipasi aktif dalam kegiatan dan seminar untuk peningkatan kompetensi TTK dan ATK, ketiga menampung aspirasi TTK dan ATK dalam hal permasalahan dan solusi demi kemajuan bersama, keempat membuat program program yang dapat meningkatkan professional, kompetensi dan kebersamaan TTK dan ATK, kelima menkoordinasikan dan pembagian wilayah kerja PC dalam beberapa bagian berbasis teritorial serta yang keenam mengoptimalkan penggunaan web terintegrasi bagi kemudahan administrasi TTK dan ATK.

“Alhamdulilah musyawarah cabang pertama persatuan ahli farmasi Indonesia kabupaten Bengkalis telah selesai di laksanakan dan saya mengucapkan terimakasih serta apresiasi setinggi tingginya kepada panita dan juga anggota yang telah menyukseskan kegiatan ini, tak lupa kepada pengurus provinsi yang terus memberikan support," ujar Reza.

Lanjutnya, kemudian rasa syukur dan terimakasih juga saya ucapkan untuk amanah yang diberikan kepada saya untuk kembali memimpin organisasi profesi ini untuk periode selanjutnya 2021-2026.

"Semoga dengan semangat kebersamaan kita bisa dan mampu memberikan kontribusi dan pengabdian di bidang kefarmasian untuk mengisi pembanguanan kesehatan di negeri junjungan kabupaten bengkalis” ungkap M.Reza saat diwawancara.

Turut hadir pada kegiatan Muscab I PAFI Kabupaten Bengkalis di kota Duri kecamatan Mandau yang diikuti 25 peserta dengan protokol kesehatan ketat, perwakilan Dinas Kesehatan, DPMPTSP, LOKAPOM, IDI, IAI, IBI, PPNI, SMK Kesehatan Duri serta Pengurus PD PAFI Provinsi Riau.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Berita BengkalisPC PAFI Bengkalis