Peristiwa

Baru Sehari Bekerja, Pembantu Gasak Harta Milik Majikannya di Pinggir Bengkalis

Redaksi Redaksi
Baru Sehari Bekerja, Pembantu Gasak Harta Milik Majikannya di Pinggir Bengkalis

RIAUPEMBARUAN.COM - Seorang assisten rumah tangga, RT diduga nekat menggasak perhiasan dan uang milik majikannya sendiri saat sedang bekerja Senin (29/3/21).

Aksi dilakukan RT itu, ternyata baru sehari bekerja bersama majikannya di salah satu rumah di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Aksi pelaku itu terungkap Senin (29/3/21) sekitar pukul 07.30 WIB, saat majikannya Kesar Pakpahan pulang ke rumah di jumpai asisten rumah tangga RT yang baru sehari bekerja sedang mengepel lantai di depan pintu kamar dan RT melarang korban lewat dengan alasan lantai masih basah dan licin. Kemudian korban pergi ke luar rumah mengantar pekerja korban lalu kembali lagi ke rumah.

Sesampai korban di rumah, asisten rumah tangga RT menjumpai korban untuk meminjam sepeda motor dengan alasan mau membeli plaster perban luka karena jari tangannya terluka lalu korban meminjamkan sepeda motornya dan menunggui RT namun tidak kembali.

Karena korban merasa curiga dengan gelagat asisten rumah tangga itu, lalu korban masuk ke dalam rumah dan memeriksa pakaian RT namun pakaian RT sudah tidak ada lagi di dalam kamar.

Kemudian korban masuk dan memeriksa kamar korban melihat uang sekitar uang Rp80 juta milik korban yang disimpan di bawah keramik lantai kamar yang dibungkus dengan plastik sudah raib. Selanjutnya korban mencari celengan kaleng miliknya yang berisi uang diperkirakan sebanyak lebih kurang Rp10.800.000 yang diletakkan di atas meja dalam kamar namun sudah raib, lalu korban mencari perhiasan berupa kalung dan cincin emas yang disimpan di dalam tas dilaci lemari pakaian di dalam kamar seharga lebih kurang Rp29.600.000 juga raib.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp120.400.000 dan selanjutnya korban melaporkan ke Polsek Pinggir.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA Sianipar didampingi Panit 1 Reskrim Polsek Pinggir Ipda Gogor Ristanto dan Kasi Humas Polsek Pinggir Bripka Juanda Marpaung membenarkan terungkapnya kasus assisten rumah tangga mencuri perhiasan dan uang milik majikannya bernilai fantastis itu.

Menerima laporan itu Opsnal Polsek Pinggir mendatangi rumah korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bersamaan, korban datang bersama Y (ibu RT) dan TN (pacar RT).

Diinterograsi Y mengaku tidak mengetahui dimana keberadaan putrinya. Petugas merasa curiga dengan Y lalu, akhirnya Y ikut diamankan. Kemudian terhadap TN menerangkan ada berjumpa dengan RT di daerah Kabun Kabupaten Rohul bersama AN. TN turut diamankan petugas.

"Selanjutnya tim melakukan pengembangan kasus mencari RT di daerah Kabun, Rohul," ungkap Kapolsek Kompol Firman, Sabtu (3/4/21).

Selanjutnya Rabu (31/3/21) sekitar pukul 03.00 WIB tepatnya di Pos Security Afdeling 5 perkebunan sawit PT. Padasa, petugas berhasil menangkap RT bersama dengan AN.

Tidak hanya itu, petugas juga berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti dari RT berupa 1 buah tas handbag V berisi sepasang anting-anting emas, uang sebanyak Rp7.400.000, Ponsel kemudian dari AN petugas mengamankan kaos oblong dan Ponsel.

"Petugas menginterogasi RT dan menerangkan bahwa telah melakukan pencurian tersebut dan mengakui hanya mengambil perhiasan emas, uang dalam celengan kaleng dan membawa lari sepeda motor milik korban yang dipinjamnya. Dan sepeda motor tersebut tersangka RT tinggalkan di sebuah rumah makan di daerah Kandis, serta tersangka RT meminta pertolongan kepada TN dan AN untuk membantu menyembunyikannya dari permasalahan pencurian," terang Kapolsek lagi.

Sambung Kapolsek, peran masing-masing tersangka RT diduga keras mengambil barang milik korban dari dalam kamar berupa uang dari dalam celengan kaleng, perhiasan emas dan melarikan sepeda motor korban.

Tersangka Y diduga keras mengambil barang milik korban dari dalam kamar berupa uang kontan yang disimpan di bawah keramik lantai kamar yang dibungkus dalam plastik yang diperkirakan sebanyak Rp80.000.000 dengan cara masuk ke dalam rumah korban lalu mencongkel pintu kamar korban dengan sebilah parang dan masuk ke dalam kamar korban, lalu mencongkel lantai keramik kamar dan mengambil uang korban yang berada di dalam lantai keramik tersebut.

Tersangka TN diduga keras membantu menyembunyikan tersangka RT dan menikmati uang hasil curian sebesar Rp2.000.000 untuk membayar gadaian Ponselnya.

Tersangka AN diduga keras membantu menyembunyikan tersangka RT dan menikmati uang hasil curian sebesar Rp200.000 untuk membeli kaos oblong.*

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP

Sumber: Riauterkini


Tag:Berita BengkalisPerampokanPolres BengkalisPolsek Pinggir