Peristiwa

Nelayan Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Kampar

Redaksi Redaksi
Nelayan Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Kampar

RIAUPEMBARUAN.COM -Seorang nelayan, Muhammad Ali alias Ali (44) warga Dusun Tiga, Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan ditemukan tewas mengapung di Sungai Kampar, Ahad (24/10/2020) pagi.

Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko SIK saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Edy Haryanto SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
"Korban ditemukan tewas mengapung di sungai Kampar, Ahad pagi sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kasubbag Humas.

Dijelaskan Edy Haryanto, korban dikabarkan hilang sejak Jumat (23/10/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB, saat pergi memancing. Namun hingga malam, korban tidak kunjung pulang ke rumahnya.

Mendapati suaminya tak pulang, sang istri Maryama (35) bersama warga berupaya melakukan pencarian dengan menelusuri tepian sungai di sekitar lokasi korban memancing, namun tak ditemukan.

Warga hanya menemukan kail pancing milik korban di sekitar Kilang Lama Parit Sitan Sabar Menanti Desa Gambut Mutiara. "Sempat dicari tapi tak ditemukan. Korban diduga jatuh dan tenggelam ke sungai," ucapnya.

Kejadian itu akhirnya dilaporkan istri korban ke Polsek Teluk Meranti pada Sabtu (24/10/2020) pagi.

"Begitu menerima laporan, personil Polsek Teluk Meranti dibantu Polairud Polres Pelalawan bersama warga langsung turun ke lokasi guna melakukan pencarian," ungkapnya.

Sehari pencarian tak membuahkan hasil, korban tak kunjung ditemukan. Korban akhirnya ditemukan mengapung sejauh 4 mil dari lokasi awal, Ahad (25/10/2020) pagi.

Petugas dibantu warga langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Labuhan Bilik, Teluk Meranti untuk dilakukan pemeriksaan.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Saat ini jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga guna dikebumikan," ujar Kasubbag Humas.

Nelayan, Muhammad Ali alias Ali (44) warga Dusun Tiga, Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan ditemukan tewas mengapung di Sungai Kampar, Ahad (24/10/2020) pagi.

Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko SIK saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Edy Haryanto SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Korban ditemukan tewas mengapung di sungai Kampar, Ahad pagi sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kasubbag Humas.

Dijelaskan Edy Haryanto, korban dikabarkan hilang sejak Jumat (23/10/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB, saat pergi memancing. Namun hingga malam, korban tidak kunjung pulang ke rumahnya.

Mendapati suaminya tak pulang, sang istri Maryama (35) bersama warga berupaya melakukan pencarian dengan menelusuri tepian sungai di sekitar lokasi korban memancing, namun tak ditemukan.

Warga hanya menemukan kail pancing milik korban di sekitar Kilang Lama Parit Sitan Sabar Menanti Desa Gambut Mutiara."Sempat dicari tapi tak ditemukan. Korban diduga jatuh dan tenggelam ke sungai," ucapnya.

Kejadian itu akhirnya dilaporkan istri korban ke Polsek Teluk Meranti pada Sabtu (24/10/2020) pagi.

"Begitu menerima laporan, personil Polsek Teluk Meranti dibantu Polairud Polres Pelalawan bersama warga langsung turun ke lokasi guna melakukan pencarian," ungkapnya.

Sehari pencarian tak membuahkan hasil, korban tak kunjung ditemukan. Korban akhirnya ditemukan mengapung sejauh 4 mil dari lokasi awal, Ahad (25/10/2020) pagi.

Petugas dibantu warga langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Labuhan Bilik, Teluk Meranti untuk dilakukan pemeriksaan.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Saat ini jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga guna dikebumikan," ujar Kasubbag Humas.*

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan Iswandi

Sumber: KlikMX


Tag:Berita KamparPenemuan MayatTenggelam