Peristiwa

Terbukti Sindikat Sabu 19 Kg, Pengendali dan Tukang Antar Dihukum Mati PN Bengkalis

Redaksi Redaksi
Terbukti Sindikat Sabu 19 Kg, Pengendali dan Tukang Antar Dihukum Mati PN Bengkalis

RIAUPEMBARUAN.COM -Dua terdakwa pelaku berperan sebagai pengendali dan tukang antar atau kurir narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 19 kilogram (kg) divonis atau diganjar dengan hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Kedua terdakwa Abdillah Febriadi alias Batak alias Ade Vicent (31), pengendali, warga Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru dan Rivo Lisando alias Ripo (24), kurir, warga Desa Sungai Kemunyang, Kecamatan Luak Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh, Sumbar.

Sidang vonis mati itu dibacakan majelis hakim, Selasa (4/8/20) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB melalui sidang dalam jaringan. Menurut hakim, keduanya terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Vonis hakim ini jauh lebih berat dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya, yakni dengan hukuman 20 tahun penjara denda Rp2 miliar atau subsider selama 6 bulan.

"Majelis berpendapat lain terhadap tuntutan JPU, karena ada hal-hal yang ditemukan dalam fakta persidangan maka majelis hakim vonis kedua terdakwa itu dengan hukuman mati," ungkap Humas PN Bengkalis, Mohd. Rizky Musmar, S.H, M.H, Kamis (6/8/20) kemarin.

Kata Rizky, dalam sidang pembacaan vonis, kedua terdakwa juga menolak didampingi penasehat hukum. Terhadap putusan hakim tersebut, mereka menyatakan banding.

"Kedua terdakwa menyatakan banding," katanya lagi.

Vonis tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Rudi Ananta Wijaya, S.H, M.H, dua hakim anggota, Zia Ul Jannah Idris, S.H dan Aulia Fhatma Widhola, S.H, M.H.
Sementara itu, menanggapi atas putusan majelis hakim, JPU Kejari Bengkalis, Irvan R Prayogo, S.H menyatakan pikir-pikir.

"Kita pikir-pikir terhadap putusan itu," sebutnya.

Sebelumnya dikabarkan, aparat gabungan, Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis dan Bea Cukai berhasil melakukan pengungkapan penyalahgunaan (lahgun) dan peredaran narkotika. Sedikitnya lebih kurang atau berat kotor 19 kilogram (Kg) dikemas dalam 19 bungkus besar berhasil disita dari kurir antar provinsi, Rabu (22/1/10) silam sekitar pukul 11.20 WIB.

Terdakwa Ripo berperan sebagai kurir diringkus petugas di Jalan lintas Sungai Pakning-Bengkalis, Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis. Mereka akan mengantarkan barang bukti sabu-sabu ditaksir miliaran rupiah itu ke dua orang kurir lainnya di Kota Pekanbaru.

Dan, terdakwa Abdillah Febriadi alias Batak, merupakan pengendali barang haram edar itu, sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), sebelum berhasil diringkus petugas, Ahad (26/1/20) lalu di Pekanbaru.*

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP

Sumber: RiauTerkini


Tag:NarkotikaPolres Bengkalis