crossorigin="anonymous">
Bengkalis -
Bengkalis

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Hidupkan Penjualan Bunga Rampai di Bengkalis

Redaksi Redaksi
Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Hidupkan Penjualan Bunga Rampai di Bengkalis

RIAUPEMBARUAN.COM -Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, aktivitas ziarah kubur masyarakat di Kabupaten Bengkalis mulai meningkat. Kondisi ini terlihat dari bermunculannya para penjual bunga rampai di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Kota Layu, Jalan Bengkalis, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Bengkalis, Selasa (11/2/2026).

Sejak pagi hari, sejumlah lapak sederhana tampak berdiri di pinggir jalan menuju area pemakaman. Bunga rampai yang digunakan untuk ditaburkan di atas makam menjadi kebutuhan utama para peziarah yang datang mendoakan keluarga mereka.

Salah seorang penjual bunga rampai, Vien, mengatakan peningkatan jumlah peziarah mulai terasa sejak sepekan terakhir seiring semakin dekatnya bulan Ramadhan.
“Kalau sudah mendekati Ramadhan, biasanya orang-orang mulai ziarah kubur. Karena itu kami kembali berjualan di sini,” ujarnya.

Menurut Vien, dalam sehari ia dapat menjual belasan hingga puluhan bungkus bunga rampai, terutama pada hari libur dan akhir pekan. Harga bunga rampai dijual mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000 per bungkus.

“Alhamdulillah, menjelang Ramadhan pembeli semakin ramai,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang peziarah, Siti (45), warga Bengkalis, mengaku sengaja datang berziarah bersama keluarganya sebelum memasuki bulan puasa.

“Setiap mau Ramadhan kami selalu ziarah kubur untuk mendoakan orang tua dan keluarga yang telah meninggal. Ini sudah menjadi kebiasaan,” katanya.

Hal serupa disampaikan peziarah lainnya, Rizal. Ia menilai ziarah kubur menjadi momentum untuk mengingat kematian sekaligus mempersiapkan diri secara spiritual menjelang Ramadhan.

“Dengan ziarah, kita diingatkan untuk lebih banyak berdoa dan memperbaiki diri sebelum puasa,” ujarnya.

Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadhan tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, khususnya para pedagang bunga rampai musiman yang menggantungkan penghasilan dari momen tersebut.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Berita BengkalisRamadan 1447 Hijriah