RIAUPEMBARUAN.COM- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus memperkuat infrastruktur pendukung operasional hulu minyak dan gas bumi (migas) sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kali ini, PHR melakukan perbaikan dan pengaspalan akses jalan operasional di delapan titik strategis sepanjang lebih kurang 1,5 kilometer di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Perbaikan tersebut tidak hanya bertujuan menunjang kelancaran mobilitas kendaraan operasional dan distribusi logistik migas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Pengaspalan dilakukan di sejumlah titik wilayah operasi Zona Rokan di Duri. Infrastruktur jalan yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna, termasuk masyarakat yang mengandalkan jalur tersebut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, serta konektivitas antardesa.
Manager Relations Zona Rokan, Rudi Arief, mengatakan peningkatan kualitas jalan merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan dalam mendukung operasional migas sekaligus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Keberadaan akses yang memadai adalah kunci utama keselamatan dan efisiensi operasional hulu migas. Namun kami menyadari sepenuhnya bahwa jalan ini juga merupakan urat nadi kehidupan warga. Oleh karena itu, pengaspalan ini kami dedikasikan agar memberikan manfaat ganda: memperlancar operasi penyuplai energi negeri sekaligus menghadirkan kenyamanan dan keselamatan berkendara bagi masyarakat,” ujar Rudi Arief.
Ia menambahkan, sinergi dan dukungan masyarakat setempat menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan perbaikan infrastruktur tersebut.
Adapun pekerjaan perbaikan meliputi pengaspalan dan perkuatan struktur jalan di delapan titik utama. Di antaranya Jalan Rangau-Duri sepanjang 1.135 meter dan Jalan Ujung Batu-Bekasap sepanjang 360 meter, serta sejumlah titik tambahan lainnya.
Peningkatan struktur jalan dilakukan dengan spesifikasi yang disesuaikan untuk menunjang kendaraan berat operasional migas, sekaligus memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan umum.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas kendaraan dan distribusi barang di kawasan sekitar wilayah operasi diharapkan semakin lancar. Perbaikan ini juga berpotensi memangkas waktu tempuh dan mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi permukaan jalan.
Seiring peningkatan kualitas infrastruktur tersebut, PHR turut mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar bersama-sama menjaga kondisi jalan, terutama dengan memperhatikan batas tonase kendaraan yang melintas.
Penggunaan kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) diharapkan dapat dibatasi agar kualitas dan usia pakai jalan tetap terjaga.
“Jalan ini kita manfaatkan bersama dan menjadi sarana penting pendukung aktivitas harian. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dan para pengguna jalan dapat saling menjaga, memperhatikan ketertiban berkendara, serta merawat infrastruktur ini bersama-sama. Dengan kepedulian bersama, fasilitas jalan ini dapat terus memberikan manfaat secara optimal, aman, dan tahan lama bagi seluruh pengguna,” tutup Rudi Arief.
Melalui peningkatan infrastruktur tersebut, PHR berharap kelancaran operasional hulu migas dapat berjalan beriringan dengan peningkatan aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.*
Penulis: Redaksi
Editor: Rezi AP