crossorigin="anonymous">
Budaya

Lapas Bengkalis Tegaskan Komitmen Penuhi Hak Pendidikan Warga Binaan

Redaksi Redaksi
Lapas Bengkalis Tegaskan Komitmen Penuhi Hak Pendidikan Warga Binaan

RIAUPEMBARUAN.COM -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis terus memperkuat program pembinaan dengan menghadirkan pendidikan kesetaraan bagi warga binaan. Bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Bantani, Lapas Bengkalis resmi membuka program Paket A, Paket B, dan Paket C pada Kamis (16/7/2026).

Program pendidikan nonformal tersebut diikuti 32 warga binaan yang sebelumnya belum menyelesaikan pendidikan formal. Mereka akan mengikuti proses belajar sesuai kurikulum nasional untuk memperoleh ijazah yang setara dengan jenjang pendidikan formal.

Adapun peserta terdiri dari tiga warga binaan pada Paket A (setara SD), 12 peserta pada Paket B (setara SMP), dan 17 peserta pada Paket C (setara SMA).

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, melalui Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Boy Fernandes, mengatakan program ini merupakan bagian dari pembinaan yang bertujuan membekali warga binaan dengan pendidikan sebagai modal ketika kembali ke masyarakat.

"Jeruji besi bukanlah penghalang untuk terus belajar. Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana. Melalui kerja sama ini, kami berharap saat bebas nanti warga binaan tidak hanya memiliki kesadaran hukum, tetapi juga memiliki ijazah resmi yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memperoleh pekerjaan," ujar Boy Fernandes.

Menurutnya, pendidikan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung upaya menekan angka residivisme.

Sementara itu, pihak PKBM Al Bantani mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Lapas Bengkalis. Seluruh proses belajar mengajar akan dilaksanakan sesuai standar pendidikan nasional sehingga lulusan program kesetaraan memiliki kualitas yang setara dengan pendidikan formal.

Prosesi pembukaan program berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Program ini diharapkan mampu memotivasi warga binaan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta membuka peluang memperoleh kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Melalui program pendidikan kesetaraan ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan, tidak hanya melalui pembinaan keamanan, tetapi juga dengan memenuhi hak pendidikan warga binaan sebagai bekal membangun masa depan yang lebih baik.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Lapas BengkalisWarga Binaan