crossorigin="anonymous">
Maritim

Tragedi di Pantai Senekip Bengkalis, Tiga Remaja Dilaporkan Terseret Gelombang

Redaksi Redaksi
Tragedi di Pantai Senekip Bengkalis, Tiga Remaja Dilaporkan Terseret Gelombang

RIAUPEMBARUAN.COM -Tiga remaja dilaporkan terseret gelombang saat memancing di Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (9/10/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu remaja ditemukan meninggal dunia, satu orang berhasil selamat, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat dan laporan Pusdalops PB Bantan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.40 WIB. Saat kejadian, kondisi air laut dilaporkan sedang pasang besar sehingga ketiga remaja tersebut terseret gelombang.

Kepala Desa Teluk Pambang, M. Ali B, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, tiga orang menjadi korban dalam insiden yang terjadi di kawasan Pantai Senekip itu.

“Benar, ada tiga orang yang terseret gelombang saat memancing di Pantai Senekip. Kondisi air saat itu sedang pasang besar. Satu orang meninggal dunia, satu orang selamat, dan satu orang lagi masih belum ditemukan,” ujar Ali.

Adapun identitas ketiga korban yakni Rama Ramadhan (17), yang berhasil selamat; Adha Irwansyah (17), yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia; serta Saputra Hamzani, yang hingga berita ini disusun masih dalam pencarian.

Setelah kejadian tersebut dilaporkan, upaya pencarian terhadap Saputra Hamzani terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat, perangkat desa, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tim gabungan berupaya menemukan korban yang masih hilang. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada informasi mengenai hasil akhir pencarian terhadap Saputra Hamzani.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada ketika beraktivitas di kawasan pantai, terutama saat air laut pasang besar dan gelombang berpotensi membahayakan keselamatan.

Masyarakat yang hendak memancing atau melakukan aktivitas lainnya di tepi laut diimbau memperhatikan kondisi cuaca, pasang surut air, serta kekuatan gelombang sebelum beraktivitas.

Hingga Jumat (9/10/2026), satu korban dilaporkan meninggal dunia, satu korban selamat, dan satu korban lainnya masih dalam pencarian.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Berita BengkalisPenemuan Mayat