crossorigin="anonymous">
Peristiwa

Kasus Dugaan Penggelapan Sepatu Safety dan Baju Karyawan di Duri Ditangani Polsek Mandau

Redaksi Redaksi
Kasus Dugaan Penggelapan Sepatu Safety dan Baju Karyawan di Duri Ditangani Polsek Mandau
Net/Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM -Dugaan penggelapan perlengkapan kerja mencuat di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pumping unit di Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Seorang karyawan berinisial J diduga terlibat dalam penggelapan lebih dari 300 pasang sepatu safety serta sekitar 200 baju yang diperuntukkan bagi karyawan perusahaan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan baru diketahui pihak perusahaan dalam beberapa bulan terakhir.
Persoalan itu kemudian diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Site Manager perusahaan, Taufik Agung Raya, membenarkan bahwa karyawan berinisial J telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Saat ini, penanganan perkara tersebut berada di Polsek Mandau.

“Sudah diserahkan ke kepolisian. Bila ada staf dan mengaku manajemen terlibat, saya senang sekali ditindaklanjuti,” ujar Taufik saat dikonfirmasi.

Menurut Taufik, karyawan J telah diberhentikan dari perusahaan. Sementara itu, perusahaan masih menunggu perkembangan penanganan perkara oleh kepolisian.

“Karyawan J sudah SP3 dan perusahaan sudah membayar over dari aktual kebutuhan ke vendor,” jelasnya.

Pernyataan mengenai SP3 tersebut masih perlu diperjelas, termasuk apakah yang dimaksud adalah surat peringatan atau istilah lain, agar tidak disalahartikan sebagai penghentian penyidikan dalam proses hukum.

Taufik menegaskan, perusahaan tidak menutup kemungkinan mengambil tindakan terhadap pihak lain apabila ditemukan bukti keterlibatan karyawan maupun pihak lainnya.

“Bila ada bukti karyawan lain terlibat, kami akan tindak lanjut sesuai wewenang perusahaan kami. Semoga ada tambahan informasi dari kepolisian,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Kami sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang berkaitan dengan pelaku. Beberapa pihak telah dilayangkan surat panggilan,” ujar I Made Pasek.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan penggelapan perlengkapan kerja sekaligus menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Hingga kini, modus dugaan penggelapan tersebut belum diketahui secara pasti. Polisi juga masih mendalami rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan perkara itu.

Penanganan kasus ini masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari kepolisian. Dugaan keterlibatan karyawan berinisial J maupun pihak lainnya tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:PenggelapanPolsek Mandau