Riaupembaruan.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis yang bertaraf tipe B masih kekurangan perawat, seharusnya untuk Rumah sakit tipe B layaknya satu orang pasien dilayani satu orang perawat, namun dengan kekurangan ini menurut Plt Direktur RSUD Zulfan Heri dengan jumlah yang ada sudah dimaksimalkan.
"Memang diakui dengan kondisi sekarang kami kekurangan perawat, meskipun rumah sakit ini tipe B tetapi belum bisa maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Zulfan Herri, Rabu (11/5) dilasir dari rri.
Zulfan menyebutkan kondisi rill RSUD Bengkalis saat ini sudah disampaikan kepada Anggota DPRD Bengkalis, saat Komisi IV melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak).
Saat kunjungan ini pihaknya memberitahukan dan memperlihatkan kondisi RSUD Bengkalis sebenarnya, mengakui saat ini kondisi RSUD Bengkalis memang masih terdapat kekurangan.
Kalau diukur dari kunjungan pasien ke RSUD Bengkalis saat ini sudah bisa dikatakan memadai. Namun kalau di ukur dari tipe rumah sakit dengan jumlah tenaga medis dan juga dokter spesialisnya masih kekurangan.
Dikatakan Zulfan, saat ini tipe RSUD Bengkalis masuk dalam tipe B yang mana pada rumah sakit tipe B yang merupakan tipe tertinggi untuk rumah sakit di daerah. Dengan tipe B ini seharusnya RSUD Bengkalis sudah menjadi rujukan bagi kabupaten tetangga.
“Namun dengan keterbatasan transportasi banyak pasien dari luar kabupaten Bengkalis harus memilih" terang dia.
Terkait kurangnya fasilitas dan tenanga medis, pihaknya secara berangsur angsur akan membenahi. Sehingga nantinya fasilitas yang di berikan ke masyarakat sesuain denga tipe RSUD Bengkalis.
(rdk/frc)
Penulis: Redaksi