RIAUPEMBARUAN.COM -PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari syukuran atas reaktivasi kanal pencegah banjir sepanjang 1,3 kilometer serta perawatan jalan operasional.
Santunan tersebut menjadi simbol rasa syukur perusahaan sekaligus komitmen agar setiap aktivitas operasional di wilayah kerja Rokan membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Langkah ini juga menegaskan komitmen PHR dalam memastikan infrastruktur operasional tidak hanya mendukung target energi nasional, tetapi turut meningkatkan mobilitas dan keamanan warga. Reaktivasi kanal dilakukan sebagai solusi strategis untuk mengantisipasi ancaman banjir, sementara perawatan jalan sepanjang 16 kilometer menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Manager Maintenance SL North PHR, Agus Santoso, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial perusahaan.
“Kegiatan syukuran dan santunan ini adalah ungkapan rasa syukur kami. Kami ingin kehadiran PHR tidak hanya membawa kemajuan industri migas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Saat ini, PHR tengah menjalankan proyek reaktivasi kanal sepanjang 1,3 kilometer di area South Bekasap. Kanal tersebut tidak hanya berfungsi sebagai saluran operasional, tetapi juga direvitalisasi untuk mengurangi risiko banjir yang kerap mengancam permukiman warga saat musim hujan.
Selain itu, sepanjang 2025 hingga April 2026, PHR telah melakukan perawatan jalan sepanjang 16 kilometer yang mencakup Jalan Tegar, Jalan Sakti, Sobek, hingga Pematang Bow. Jalan-jalan tersebut memiliki fungsi ganda sebagai jalur operasional perusahaan sekaligus akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial.
“Reaktivasi kanal dan perawatan jalan ini merupakan kontribusi nyata PHR. Fasilitas operasional kami diharapkan bisa memberikan manfaat ganda, baik untuk keandalan produksi migas maupun kenyamanan masyarakat,” tambah Agus.
Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Mandau, Riki Rihardi. Ia menilai langkah PHR sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat terkait mitigasi banjir dan peningkatan akses jalan.
“Kami mengapresiasi kepedulian PHR kepada masyarakat Pematang Pudu. Reaktivasi kanal dan perawatan jalan ini sangat membantu mobilitas serta mengurangi potensi banjir,” ujarnya.
Riki berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga keberhasilan sektor energi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.
Kegiatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan operasi migas harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan kenyamanan lingkungan masyarakat, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan energi nasional.*
Penulis: Redaksi
Editor: Rezi AP