crossorigin="anonymous">
Ekonomi

PHR Dukung Ketahanan Pangan Bengkalis Melalui Program AKAR RIMBA

Redaksi Redaksi
PHR Dukung Ketahanan Pangan Bengkalis Melalui Program AKAR RIMBA

RIAUPEMBARUAN.COM- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Program AKAR RIMBA (Aksi Kolaborasi Rehabilitasi Biodiversitas) dengan mendukung peningkatan kapasitas petani hortikultura di Kabupaten Bengkalis.

Program ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan, memperkuat kelembagaan kelompok tani, serta mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Sejak pagi, aktivitas para petani di lahan hortikultura Desa Semunai telah dimulai. Anggota Kelompok Maju Jaya Lestari, Kelompok Tani Jaya Sepakat, Kelompok Tani Harapan, dan Kelompok Tani Setia Maju mengelola berbagai komoditas seperti kangkung, bayam, dan aneka sayuran untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Namun, dalam menjalankan usaha tani, mereka masih menghadapi berbagai tantangan, terutama proses pengolahan lahan yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang besar.

"Pengolahan lahan menjadi pekerjaan yang cukup berat karena sebagian besar masih dilakukan secara manual. Kalau prosesnya lebih cepat dan efisien, kami bisa lebih fokus pada pemeliharaan tanaman," ujar Ketua Kelompok Tani Setia Maju Desa Semunai, Jonter Sitio.

Melalui Program AKAR RIMBA, PHR memberikan dukungan berupa penyediaan sarana dan prasarana pertanian, penyuluhan budidaya, serta penguatan kapasitas kelompok tani. Program ini membantu petani meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan sekaligus memperkuat kemampuan kelompok dalam mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Dengan dukungan tersebut, proses pengolahan lahan menjadi lebih efektif sehingga petani memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pemeliharaan tanaman, pengendalian gulma, penyiraman, hingga persiapan musim tanam berikutnya.

"Kami sekarang bisa mengatur pekerjaan di lahan dengan lebih baik. Waktu yang sebelumnya banyak digunakan untuk pengolahan lahan kini dapat dimanfaatkan untuk merawat tanaman dan mempersiapkan musim tanam berikutnya," kata Jonter.

Selain bantuan sarana pertanian, penyuluhan yang diberikan juga menjadi wadah bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan mengenai teknik budidaya hortikultura, pemanfaatan alat pertanian, hingga pengelolaan organisasi kelompok tani agar semakin mandiri.

Manager Community Involvement & Development (CID) PT Pertamina Hulu Rokan, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan pemberdayaan masyarakat merupakan proses membangun kapasitas agar masyarakat mampu berkembang secara mandiri.

"Program AKAR RIMBA dirancang untuk memperkuat kapasitas kelompok tani melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian, penyuluhan, serta penguatan kelembagaan. Dengan dukungan ini, diharapkan petani mampu mengelola lahan lebih efektif, meningkatkan kapasitas kelompok, dan membangun usaha pertanian yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan," ujarnya.

Melalui kolaborasi antara PHR dan masyarakat, para petani di Bengkalis semakin optimistis mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.*

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP


Tag:PT PHRPertamina Hulu Rokan