RIAUPEMBARUAN.COM -Lima pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak resmi dilantik oleh Bupati Afni Zulkifli di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat Kabupaten Siak, Senin (13/10/2025).
Pelantikan berlangsung sederhana namun sarat makna, menegaskan kembali sumpah jabatan sebagai bentuk tanggung jawab besar kepada rakyat. Dalam sambutannya, Bupati Afni menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penting bagi para pejabat baru untuk mengabdi sepenuh hati kepada masyarakat.
“Tahniah kepada bapak-bapak yang baru dilantik. Pejabat yang dilantik harus menjadi garda terdepan bagi pimpinan sekaligus rakyat. Semoga amanah dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas membangun Siak,” ujar Afni.
Ia juga menekankan pentingnya loyalitas, terutama kepada masyarakat Kabupaten Siak. “Saya tekankan, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik. Loyalitas bukan hanya kepada pimpinan, tetapi yang terpenting kepada rakyat.
Tolong bantu rakyat Siak. Saya titipkan kepentingan rakyat pada bapak-bapak semua,” tegasnya.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Siak Nomor 100.3.3.2/804/HK/KPTS/2025, melalui proses seleksi terbuka yang memungkinkan evaluasi publik secara profesional oleh tim penyeleksi.
Kelima pejabat yang dilantik yaitu:
1. Tengku Amri, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
2. Heriyanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah.
3. Ardi Irfandi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman.
4. Suparni, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
5. Novandra Kasmara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PU Kabupaten Siak, Ardi Irfandi, menyampaikan rasa syukur dan tekadnya untuk membangun daerah.
“Alhamdulillah, luar biasa senang sekali. Ini pertama kali saya dilantik sebagai eselon II oleh Bupati Afni. Harapan saya, Siak semakin berkembang. Jalan-jalan semakin mulus, kerusakan dapat diminimalkan,” ujar Ardi, mantan Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah II Dinas PU Tarukim Riau.
Ia menambahkan, meski ruang fiskal daerah masih terbatas, pihaknya akan melanjutkan program yang sudah berjalan sambil menyiapkan terobosan baru pada 2026, terutama dalam bidang pemeliharaan jalan.
“Tantangan memang berat, tapi ini yang harus dijalani. Kami ingin membangun kampung, memperbaiki jalan, dan memastikan masyarakat bisa melewati jalan secara fungsional,” katanya.
“Kami juga akan mencari peluang dana dari luar sesuai instruksi Ibu Bupati, termasuk ke Jakarta, sambil menyiapkan data dan perencanaan yang matang,” pungkasnya.*
Penulis: Doli Watari
Editor: Redaksi