RIAUPEMBARUN.COM - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui unit produksi Kilang Sungai Pakning menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Karang Taruna Desa Api-Api yang turut berperan sebagai relawan penanganan bencana dan didampingi Pemerintah Desa Api-Api, Rabu (17/6/2026).
Diketahui, bencana angin puting beliung disertai hujan deras yang melanda Desa Api-Api pada 7 Juni 2026 menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas umum. Salah satu lokasi yang mengalami dampak cukup parah adalah SMP Negeri 1 Bandar Laksamana.
Terjangan angin kencang mengakibatkan sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan, mulai dari ruang kelas, ruang kantor hingga laboratorium. Selain itu, beberapa rumah warga dan fasilitas pendidikan lainnya juga turut terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Pertamina Kilang Sungai Pakning menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) guna membantu proses pemulihan pascabencana.
Supervisor General Affair Kilang Sungai Pakning, Iswandi, mengatakan pihaknya turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Api-Api.
“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi dan berdampak pada rumah warga maupun fasilitas umum di Desa Api-Api. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta mendukung upaya pemulihan yang sedang dilakukan,” ujar Iswandi.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sediakala.
Selain menyerahkan bantuan, tim CSR Pertamina Kilang Sungai Pakning juga meninjau langsung kondisi SMP Negeri 1 Bandar Laksamana bersama pihak sekolah untuk melihat dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan dunia pendidikan yang terdampak bencana.
“Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus berupaya hadir membantu meringankan beban masyarakat, baik melalui dukungan moril maupun materil dalam proses pemulihan pascabencana. Bantuan untuk SMP Negeri 1 Bandar Laksamana ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keberlangsungan kegiatan belajar mengajar agar para siswa dapat segera kembali memperoleh layanan pendidikan dengan baik,” kata Muhammad Rum.
Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi, terutama saat menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
“Semoga kondisi ini segera membaik, masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, dan para siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dalam kondisi yang lebih aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.
Pertamina berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, relawan, dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana di Desa Api-Api. Pemulihan tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga penguatan semangat masyarakat agar dapat bangkit dan pulih bersama setelah musibah yang terjadi.*
Penulis: Redaksi
Editor: Rezi AP