RIAUPEMBARUAN.COM -PT Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit (RU) II Dumai terus memperkuat komitmen terhadap efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Salah satunya diwujudkan lewat optimalisasi sistem flaring di Unit Operasi CDU Kilang Sungai Pakning.
Program yang dijalankan sejak Januari hingga Maret 2026 ini difokuskan pada optimalisasi sistem overhead condenser. Langkah tersebut menjadi strategi penting untuk menekan pembakaran gas buang (flare) sekaligus mengurangi emisi gas ke atmosfer.
Optimalisasi ini dilakukan sebagai respons atas kebutuhan pengelolaan energi yang lebih efisien. Selama ini, flare menjadi salah satu sumber pemborosan energi karena gas yang dihasilkan tidak dimanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi ini, perusahaan mampu mengurangi kehilangan energi sekaligus meningkatkan recovery yield dari produk bernilai.
Manager Production Kilang Sungai Pakning, Ririanti Safrida, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi operasional menuju industri energi yang lebih ramah lingkungan.
“Optimalisasi sistem flaring ini menjadi upaya konkret dalam menekan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi. Kami berkomitmen menghadirkan inovasi yang mendukung target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat,” ujarnya.
Secara teknis, peningkatan dilakukan melalui pengaturan sistem kontrol tekanan flare serta optimalisasi proses kondensasi off gas agar dapat dimanfaatkan kembali.
Dengan pendekatan ini, gas yang sebelumnya terbuang kini dapat dikonversi menjadi produk bernilai, memberikan manfaat ekonomi sekaligus lingkungan.
Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional.
Area Manager Communication, Relations, & CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan operasional yang efisien dan bertanggung jawab.
“Optimalisasi flaring ini menjadi bukti nyata bahwa setiap proses di kilang terus kami dorong melalui inovasi agar lebih efisien dan ramah lingkungan. Ini juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung target Net Zero Emission,” pungkasnya.
Melalui berbagai inovasi berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan energi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.*
Penulis: Redaksi
Editor: Rezi AP