crossorigin="anonymous">
Peristiwa

Polres Rohul Tangkap Suami Terduga Pelaku Pembunuhan Istri

Redaksi Redaksi
Polres Rohul Tangkap Suami Terduga Pelaku Pembunuhan Istri

RIAUPEMBARUAN.COM -Penyebab kematian seoarang perempuan inisial RK (50), yang merupakan warga Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu mulai menemukan titik terang.

Suami korban yang kabur pasca korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya pada Selasa (16/6/2026) lalu, dijadikan salah satu pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.

Setelah beberapa hari menjadi buruan Kepolisian, suami korban yang diduga terlibat dalam kematian istrinya akhirnya berhasil diamankan polisi. Kabarnya ditangkap di wilayah Sumatera Utara.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, melalui Kapolsek Ujung Batu, Kompol Jusup Purba, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Namun pihak kepolisian belum membuka secara rinci kronologi maupun lokasi lengkap penangkapan karena tim masih dalam perjalanan membawa terduga pelaku ke Rokan Hulu.

"Iya benar, yang bersangkutan sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses dibawa ke Rohul untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Jusup Purba, Sabtu (20/6/2026).

Kasus ini bermula dari penemuan jasad seorang perempuan berinisial RK (50), yang dikenal warga sebagai tukang pijat. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Dusun II Simpang Baru, Desa Ngaso, pada Selasa pagi.

Kematian korban menggegerkan warga sekitar. Pasalnya, korban ditemukan menggenaskan dengan kondisi bersimbah darah darah di kamarnya.

Informasi yang didapat, korban hanya tinggal berdua bersama sang suami. Anak-anak korban dari pernikahan sebelumnya tinggal di luar daerah sehingga tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Kecurigaan warga semakin menguat ketika suami korban tidak ditemukan setelah jasad ditemukan. Informasi yang berkembang menyebutkan pria tersebut diduga pergi dengan membawa sepeda motor milik korban beserta dua unit telepon genggam.

Hasil pemeriksaan medis kemudian mengungkap fakta penting. Tim medis RSUD Pasir Pengaraian menyatakan korban meninggal akibat luka tusuk benda tajam pada bagian leher.

Terdapat dua luka tusuk yang ditemukan pada tubuh korban. Luka tersebut berada di sisi kanan dan kiri leher yang menyebabkan korban kehilangan banyak darah.

Temuan itu memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan. Kondisi kamar yang dipenuhi bercak darah dan sejumlah barang yang berserakan juga menjadi bagian penting dalam penyelidikan.*

Penulis: Redaksi

Editor: Hendra Gunawan


Tag:PembunuhanPolres Rohul