RIAUPEMBARUAN.COM -Malam itu seharusnya menjadi malam biasa bagi Suyetno. Namun siapa sangka, peristiwa yang berawal dari cekcok mulut berujung tragedi berdarah yang merenggut nyawanya.
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Polsek Sungai Sembilan Nomor STPL/16/V/2026/Sek SS/Res Dumai/Riau tertanggal 5 Mei 2026, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.
Dalam laporan yang dibuat oleh Heri, disebutkan bahwa terlapor inisial RS diduga melakukan penikaman terhadap korban Suyetno. Akibat serangan menggunakan senjata tajam tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian tubuhnya hingga akhirnya meninggal dunia.
Ironisnya, lebih dari satu bulan sejak peristiwa berdarah itu terjadi, keluarga korban mengaku belum melihat adanya penangkapan terhadap pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kematian Suyetno.
Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban. Di tengah kehilangan yang belum terobati, istri korban, Susanti, kini hanya memiliki satu harapan, melihat pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Dengan suara bergetar menahan kesedihan, Susanti meminta aparat kepolisian tidak membiarkan kasus kematian suaminya berlarut-larut tanpa kepastian.
"Saya memohon kepada pihak kepolisian agar segera menangkap RS. Sudah lebih dari sebulan kami menunggu. Suami saya sudah meninggal, tetapi sampai sekarang pelaku masih bebas. Kami hanya ingin keadilan," ujar Susanti.
Menurutnya, setiap hari yang berlalu tanpa adanya penangkapan semakin menambah penderitaan keluarga yang ditinggalkan. Selain harus menerima kenyataan pahit kehilangan sosok suami dan kepala keluarga, mereka juga dibayangi rasa kecewa karena pelaku belum mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Susanti berharap aparat penegak hukum dapat bergerak cepat dan serius dalam memburu pelaku. Ia khawatir apabila tidak segera ditangkap, keberadaan pelaku justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Kami bukan mencari balas dendam. Kami hanya meminta hukum ditegakkan. Jangan sampai keluarga korban terus menunggu tanpa kepastian, sementara pelaku masih bebas berkeliaran. Saya ingin suami saya mendapatkan keadilan," tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, keluarga korban masih menanti perkembangan penanganan kasus tersebut dan berharap pihak kepolisian segera mengungkap keberadaan serta menangkap RS untuk mempertanggungjawabkan dugaan tindak pidana yang telah merenggut nyawa Suyetno.*
Penulis: Redaksi
Editor: Rezi AP