crossorigin="anonymous">
Budaya

Pertamina Kilang Dumai Terapkan Stop Work Authority demi Keselamatan Kerja

Redaksi Redaksi
Pertamina Kilang Dumai Terapkan Stop Work Authority demi Keselamatan Kerja

RIAUPEMBARUAN.COM -PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui implementasi budaya keselamatan di seluruh lini operasional Kilang Dumai. Salah satu langkah terbaru yang diterapkan yakni kebijakan Stop Work Authority (SWA), yang memberikan kewenangan kepada seluruh pekerja untuk menghentikan pekerjaan yang dinilai tidak aman.

Kebijakan tersebut diterapkan di lingkungan operasional PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjadikan keselamatan kerja sebagai fondasi utama menjaga operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Syahrial Okzani mengatakan, program SWA merupakan kewenangan bagi setiap pekerja untuk menghentikan aktivitas kerja yang berpotensi menimbulkan bahaya secara langsung, termasuk risiko major accident yang dapat berdampak terhadap keselamatan pekerja, lingkungan, aset perusahaan, hingga reputasi perusahaan.

“Langkah ini menjadi penguatan internalisasi budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang sudah diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan di seluruh lini aktivitas kerja sehari-hari. Pelaksanaan SWA ini dilakukan melalui sejumlah tahapan aksi yang sistematis dan terstruktur,” ujar Syahrial, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, penerapan Stop Work Authority tidak hanya berlaku bagi pekerja internal perusahaan, tetapi juga mencakup kontraktor, mitra kerja, hingga pengunjung (visitor) di area kilang.

Tahapan pelaksanaan SWA dimulai saat pekerja atau mitra kerja mengidentifikasi potensi bahaya, baik berupa kondisi maupun perilaku tidak aman, termasuk faktor cuaca dan lingkungan kerja berisiko.

Selanjutnya dilakukan tahap Notify dengan memberitahukan penghentian pekerjaan kepada pengawas terkait. Setelah itu masuk ke tahap Correct melalui perbaikan dan pengendalian risiko sebelum pekerjaan kembali dilanjutkan pada tahap Resume.

Tahapan terakhir yakni Record, berupa pelaporan dan dokumentasi implementasi SWA yang kemudian dianalisis serta dievaluasi untuk memperkuat mitigasi risiko dan mendukung keselamatan operasional perusahaan.

“Stop Work Authority bukan slogan, namun mekanisme yang jelas yang dapat dilakukan siapa pun dan kapan pun saat pekerjaan dirasa tidak aman. Karena tidak ada target yang lebih penting daripada keselamatan,” tegasnya.

Sebagai kilang strategis di wilayah barat Indonesia yang menopang sekitar 16,5 persen kebutuhan energi nasional, khususnya kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Kilang Dumai terus memperkuat budaya HSSE melalui berbagai program sosialisasi dan peningkatan kesadaran keselamatan kerja.

Sosialisasi tersebut dilakukan secara masif melalui street campaign, pemanfaatan videotron, pesan broadcast media internal perusahaan, hingga pemasangan banner dan spanduk di sejumlah titik area kilang.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan, implementasi kebijakan SWA menunjukkan keseriusan perusahaan dalam meningkatkan budaya keselamatan kerja secara berkelanjutan.

Menurutnya, kebijakan tersebut bukan menjadi penghambat produktivitas, melainkan bentuk integritas perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Implementasi Stop Work Authority menunjukkan bahwa perusahaan terus adaptif dan responsif dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional. Melalui kebijakan ini, kami ingin membangun kepedulian seluruh insan perusahaan agar memiliki keberanian menghentikan pekerjaan yang dinilai tidak aman, karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,” pungkas Muhammad Rum.

Melalui penerapan kebijakan tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama demi menjaga keberlangsungan operasional, melindungi pekerja, menjaga aset perusahaan, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.*

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP


Tag:Kilang Pertamina DumaiPertamina Patra Niaga