crossorigin="anonymous">
Tekno

PHR Raih Penghargaan Transformasi Digital di Dataiku Summit 2026

Redaksi Redaksi
PHR Raih Penghargaan Transformasi Digital di Dataiku Summit 2026

RIAUPEMBARUAN.COM- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih penghargaan Upstream Energy Transformation Award dalam ajang Dataiku Summit 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan PHR menerapkan transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung peningkatan produksi dan ketahanan operasional industri hulu minyak dan gas bumi (migas).

Di tengah tantangan penurunan produksi alamiah pada lapangan migas yang telah matang (mature field) serta meningkatnya kebutuhan energi, PHR terus memperkuat pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, keandalan operasional, dan keberlanjutan produksi.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah platform Digital Twin Pipeline, teknologi yang mengintegrasikan data historis dan waktu nyata (real-time) untuk memantau tekanan serta integritas jaringan pipa.

Teknologi tersebut mampu mengidentifikasi pola anomali operasional, seperti penurunan tekanan yang tidak wajar, potensi kebocoran, hambatan aliran akibat penumpukan kerak (scaling) atau lilin parafin (wax deposition), hingga ketidakseimbangan operasi antar fasilitas.

Selain itu, PHR menerapkan sistem Predictive Maintenance pada peralatan berputar (rotating equipment) dan fasilitas produksi. Sistem ini membantu mengidentifikasi pola kegagalan, memperkirakan masa pakai peralatan, serta memberikan rekomendasi waktu pemeliharaan yang tepat.

Penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat mengurangi penghentian operasi yang tidak direncanakan (unplanned shutdown), meningkatkan ketersediaan peralatan, mengoptimalkan biaya pemeliharaan, dan memperpanjang usia aset.
Vice President Information Technology PHR, Triatmojo, mengatakan perusahaan berkomitmen memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk mendukung ketahanan energi nasional.

“PHR berkomitmen memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan guna mendukung ketahanan energi nasional,” ungkap Triatmojo.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas upaya PHR dalam mengimplementasikan transformasi digital dan AI untuk meningkatkan produksi, memperkuat ketahanan operasional, serta menjalankan transformasi dalam skala besar.

Transformasi digital ini juga diarahkan untuk membangun budaya kerja berbasis data yang mendorong inovasi dan pengambilan keputusan secara lebih efektif.

Dalam mendukung digitalisasi operasional, PHR memiliki fasilitas Digital and Innovation Center (DICE), yakni pusat pemantauan yang mengintegrasikan berbagai data operasional melalui layar dasbor digital.

Fasilitas tersebut memungkinkan pemantauan berbagai aktivitas secara langsung, mulai dari proses pengeboran, pengangkatan minyak (lifting), inventaris aset, hingga operasional produksi.

Digitalisasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan ribuan sumur di wilayah kerja PHR, sekaligus mendukung peningkatan efisiensi dan keselamatan operasional.

Dataiku Summit 2026 mengangkat tema “Transformasi AI Enterprise melalui kombinasi People, Orchestration, dan Governance untuk menghasilkan dampak bisnis yang terukur”.

Ajang tersebut menghadirkan berbagai studi kasus penerapan AI lintas industri, termasuk pemanfaatan AI Agents, tata kelola kecerdasan buatan, serta strategi meningkatkan pengembalian investasi (return on investment/ROI) dari teknologi.

Penghargaan ini memperkuat komitmen PHR untuk terus mengembangkan inovasi digital dan AI dalam menghadapi tantangan industri hulu migas, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PHR mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021 berdasarkan penugasan pemerintah kepada Pertamina. Pengelolaan Zona Rokan dijadwalkan berlangsung hingga 8 Agustus 2041.

Wilayah operasi Zona Rokan mencakup sekitar 6.200 kilometer persegi di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Kawasan ini memiliki 80 lapangan aktif, sekitar 11.300 sumur, dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations).

Selain menjalankan kegiatan produksi minyak dan gas bumi, PHR juga melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan.*

Penulis: Redaksi

Editor: Rezi AP


Tag:Dataiku Summit 2026PT PHEPT PHR