crossorigin="anonymous">
Bengkalis -
Bengkalis

Data SLHS SPPG Bengkalis Tak Transparan, Dinas Kesehatan Saling Lempar Jawaban

Redaksi Redaksi
Data SLHS SPPG Bengkalis Tak Transparan, Dinas Kesehatan Saling Lempar Jawaban
Net/Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM -Keterbukaan data terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bengkalis menuai sorotan. Hingga Selasa (05/05/2026), publik belum memperoleh informasi resmi mengenai dapur SPPG mana saja yang telah mengantongi sertifikat tersebut.

Minimnya transparansi ini semakin mencuat setelah upaya konfirmasi yang dilakukan riaupembaruan.com tidak membuahkan hasil. Alih-alih mendapatkan penjelasan, terjadi saling lempar tanggung jawab di internal Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.

Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Ermanto, saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat dan mengarahkan agar pertanyaan ditujukan kepada Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas).

“Saya sedang di perjalanan, silakan langsung ke Kabid Kesmas,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Bengkalis, Yesica Vebrina, belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah dikirimkan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kesiapan data dan komitmen transparansi instansi tersebut. Tidak adanya informasi terbuka menimbulkan dugaan bahwa pendataan SPPG yang telah memiliki SLHS belum tertata dengan baik, atau belum siap dipublikasikan.

Padahal, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) merupakan syarat penting dalam menjamin keamanan pengolahan makanan. Sertifikat ini menjadi indikator dasar bahwa dapur pengelola makanan telah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan yang ditetapkan.

Jika SPPG beroperasi tanpa SLHS, maka potensi risiko terhadap kualitas dan keamanan makanan bagi masyarakat menjadi perhatian serius, mengingat program ini menyasar pemenuhan gizi.

Pengamat menilai, kurangnya keterbukaan informasi dari Dinas Kesehatan Bengkalis dapat melemahkan fungsi kontrol publik. Transparansi data dinilai penting agar masyarakat dapat memantau sejauh mana standar kesehatan diterapkan dalam program SPPG.

Hingga kini, riaupembaruan.com masih menunggu klarifikasi resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis terkait daftar lengkap SPPG yang telah maupun belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Dinkes BengkalisMBG BengkalisSLHS SPPG BengkalisSPPG Bengkalis