crossorigin="anonymous">
Budaya

Klarifikasi SPPG Bengkalis: IPAL Aman, Penghentian MBG Karena Administrasi

Redaksi Redaksi
Klarifikasi SPPG Bengkalis: IPAL Aman, Penghentian MBG Karena Administrasi
Istimewa/Dok

RIAUPEMBARUAN.COM -Pihak mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bengkalis Kota 3 akhirnya angkat bicara terkait polemik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belakangan menjadi sorotan publik.

Nurul selaku mitra SPPG Bengkalis Kota 3 menegaskan, pengelolaan limbah di dapur program tersebut telah dilakukan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan ketentuan yang berlaku.

“IPAL yang kami miliki sudah sesuai juknis dan dioperasikan sebagaimana mestinya. Kami tidak mungkin menjalankan kegiatan tanpa memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Nurul saat ditemui di lokasi dapur SPPG Bengkalis Kota 3, Sabtu (18/4/2026).

Untuk memastikan transparansi, Nurul juga mengajak sejumlah wartawan melihat langsung instalasi IPAL yang digunakan di lokasi tersebut.

Ia turut meluruskan anggapan yang berkembang terkait aliran limbah yang dikeluhkan warga. Menurutnya, drainase di samping dapur bukan hanya digunakan oleh SPPG, tetapi juga dimanfaatkan oleh pelaku usaha lain di sekitar.

“Drainase itu digunakan bersama oleh para pedagang di sekitar lokasi, bukan khusus milik SPPG. Jadi tidak tepat jika seluruhnya dikaitkan dengan aktivitas kami,” jelasnya.

Nurul menegaskan, pihaknya terbuka terhadap pengawasan dari instansi terkait dan siap melakukan evaluasi jika ditemukan kekurangan di lapangan.

“Kami terbuka untuk diperiksa. Jika ada yang perlu diperbaiki, tentu akan kami benahi. Yang jelas, kami tetap beroperasi sesuai aturan,” tegasnya.

Terkait penghentian sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ia membantah isu yang mengaitkannya dengan persoalan limbah.

“Penghentian distribusi murni karena pembenahan sistem administrasi internal, bukan karena masalah teknis atau limbah,” ungkapnya.

Menurut Nurul, langkah pembenahan tersebut dilakukan guna memastikan program berjalan lebih tertib, akuntabel, dan berkelanjutan.

“Ini justru untuk memperkuat sistem ke depan, agar distribusi MBG berjalan lebih baik dan tepat sasaran. Kami ingin menghindari kesalahan administrasi yang bisa berdampak lebih besar,” pungkasnya.

Dengan klarifikasi ini, pihak SPPG Bengkalis Kota 3 berharap tidak ada lagi spekulasi yang berkembang di masyarakat, sembari menunggu proses pembenahan internal rampung.

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Limbah Dapur MBGMBG BengkalisSPPG Bengkalis