crossorigin="anonymous">
Dumai

10 Pasang Finalis Bujang Dara Dumai Ikuti Karantina dan Pembekalan Intensif

Redaksi Redaksi
10 Pasang Finalis Bujang Dara Dumai Ikuti Karantina dan Pembekalan Intensif

DUMAISATU.COM -Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, secara resmi membuka kegiatan Karantina dan Pembekalan Finalis Bujang Dara Kota Dumai Tahun 2026 di Anggrek Lounge Lantai II, Grand Zuri Hotel Dumai, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan bagi para finalis sebelum memasuki malam grand final pemilihan Bujang Dara Kota Dumai 2026.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Dumai Hj. Yusmanidar, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai Agus Gunawan, Sekretaris Diskopar Norzam, Kepala Bidang Pariwisata Untung Efendi, Kepala Bidang Olahraga Oni Sastrawan, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional Diskopar Kota Dumai.

Sebanyak 10 pasang finalis Bujang Dara Kota Dumai mengikuti karantina yang akan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai materi pembekalan untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, dan karakter sebagai calon duta pariwisata daerah.

Dalam sambutannya, Hj. Leni Ramaini mengapresiasi semangat para finalis yang telah berhasil melewati tahapan seleksi hingga memasuki masa karantina.

Ia menegaskan bahwa ajang Bujang Dara bukan sekadar kompetisi penampilan, tetapi merupakan wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

"Bujang Dara yang terpilih nanti bukan hanya menjadi ikon pemuda yang berprestasi, tetapi harus mampu menjadi duta pariwisata dan agen perubahan yang andal bagi Kota Dumai. Saya berharap melalui karantina selama tiga hari ini, seluruh finalis dapat menyerap ilmu dengan maksimal, mengasah soft skills, serta memperluas wawasan mengenai potensi budaya dan kearifan lokal sehingga mampu mempromosikan Kota Dumai ke tingkat yang lebih luas," ujar Hj. Leni Ramaini.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Diskopar Kota Dumai, Untung Efendi, menjelaskan bahwa seluruh materi pembekalan telah disusun secara komprehensif dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan organisasi.

Para finalis akan memperoleh materi dari Alfiandri dari Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Datuk Norzam dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Dumai, Kukuh Yulianto Widodo dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Dumai, serta Rizky Ardie selaku Sekretaris Ikatan Bujang Dara Riau.

"Selama tiga hari masa karantina, para finalis akan menerima pembekalan mengenai kepariwisataan, adat dan budaya Melayu, bahaya penyalahgunaan narkoba, pengembangan kepribadian, public speaking, etika, kepemimpinan, serta pembentukan karakter sebagai calon Duta Pariwisata Kota Dumai," kata Untung Efendi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Dumai berharap lahir Bujang Dara yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi dan wawasan yang baik, tetapi juga mampu menjadi representasi positif daerah, mempromosikan potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal, serta berkontribusi dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Kota Dumai.*

Penulis: Redaksi

Editor: M Ridduwan


Tag:Bujang Dara DumaiPemko Dumai