crossorigin="anonymous">
Maritim

Ratusan Warga Bengkalis Antusias Kunjungi KRI Lepu-861 dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat

Redaksi Redaksi
Ratusan Warga Bengkalis Antusias Kunjungi KRI Lepu-861 dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat

RIAUPEMBARUAN.COM??" Antusiasme masyarakat Kabupaten Bengkalis tampak tinggi saat mengunjungi kegiatan Open Ship KRI Lepu-861 yang bersandar di Dermaga Pelindo Bengkalis, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 hasil kolaborasi Bank Indonesia (BI) dan TNI Angkatan Laut tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat melihat langsung kapal perang milik TNI AL sekaligus memanfaatkan layanan penukaran uang Rupiah layak edar.

Komandan KRI Lepu-861, Mayor Laut (P) Pradipta Asky Rismawan, S.ST.Han, mengatakan keterlibatan KRI Lepu-861 dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan wujud sinergi TNI AL dan Bank Indonesia dalam mendistribusikan uang Rupiah ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil) yang sulit dijangkau melalui jalur transportasi konvensional.

"KRI berkolaborasi dengan Bank Indonesia untuk mendistribusikan uang Rupiah ke pulau-pulau terluar. Daerah 3T yang sulit dijangkau BI dapat kami bantu melalui jalur laut sehingga distribusi uang Rupiah bisa sampai kepada masyarakat," ujarnya.

Selain mendukung distribusi uang Rupiah, TNI AL juga membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat kapal perang Indonesia melalui kegiatan Open Ship.

"Melalui Open Ship, masyarakat dapat naik ke KRI, melihat langsung alutsista yang dimiliki TNI AL, mengenal berbagai ruangan di kapal, melihat persenjataan, serta mengetahui fungsi dan tugas KRI Lepu-861 dalam menjaga kedaulatan negara di laut," jelas Pradipta.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Provinsi Riau, Sofyan Catur Aprianto, menjelaskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 berlangsung pada 21??"27 Juli 2026 dengan rute dimulai dari Kota Dumai menuju sejumlah pulau di Provinsi Riau.

"Pulau pertama yang kami kunjungi adalah Rupat Utara, kemudian hari ini Bengkalis sebagai pulau kedua. Alhamdulillah kegiatan edukasi, sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Layanan penukaran uang juga sedang berlangsung dengan antusiasme yang tinggi," katanya.

Menurut Sofyan, terdapat dua agenda utama dalam kegiatan tersebut, yakni memberikan edukasi mengenai pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara serta menyediakan layanan penukaran uang layak edar bagi masyarakat.

Ia menambahkan, Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Provinsi Riau telah dilaksanakan sejak tahun 2019. Setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, kegiatan tersebut kembali digelar pada tahun ini dan menjadi pelaksanaan yang keenam.

"Setelah Bengkalis, ekspedisi akan melanjutkan perjalanan ke Tebing Tinggi, Mendol, dan Sei Guntung," ujarnya.

Sofyan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan penukaran uang, terutama bagi uang yang sudah rusak, sobek, atau tidak layak edar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang yang sudah tidak layak edar, seperti uang rusak, terbakar, atau sobek, melalui layanan yang kami sediakan. Dengan demikian uang yang beredar di masyarakat menjadi lebih layak dan berkualitas," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Bengkalis, Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, mengapresiasi sinergi Bank Indonesia dan TNI AL dalam menyukseskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memastikan distribusi uang Rupiah hingga ke wilayah kepulauan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kedaulatan negara melalui pemahaman terhadap peran TNI Angkatan Laut.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap NKRI, menumbuhkan kebanggaan terhadap TNI AL, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa Rupiah adalah simbol kedaulatan negara yang harus dijaga bersama," pungkasnya.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Berita BengkalisEkspedisi Rupiah BerdaulatKRI Lepu 861