RIAUPEMBARUAN.COM -Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, melakukan kunjungan kerja (Management Walkthrough/MWT) ke Kilang Pertamina RU II Dumai pada Senin, 20 April 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan operasional kilang berjalan andal, aman, dan efisien dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Rombongan disambut langsung oleh General Manager RU II Dumai, Iwan Kurniawan, bersama jajaran manajemen, termasuk Senior Manager Operation & Manufacturing, Isnandhi Dwi Saputra.
Dalam kunjungannya, Sabar Yudo Suroso menegaskan bahwa transformasi strategis tengah dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga untuk memperkuat fokus pada sektor hilir energi. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Fokus utama kita adalah memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, baik dari sisi kilang maupun pemasaran,” ujarnya.
Seiring integrasi tiga subholding sejak 1 Februari 2026, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping, Sabar menegaskan pentingnya memperkuat sinergi tanpa sekat antar entitas.
“Tidak ada lagi Perwira PPN, KPI, dan PIS, melainkan kita adalah satu kesatuan Perwira Subholding Downstream,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan integrasi ditentukan oleh penguatan kolaborasi lintas fungsi, optimalisasi aset, efisiensi operasional, serta transformasi budaya kerja dan layanan pelanggan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, General Manager RU II Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa operasional kilang saat ini berjalan normal dan optimal dengan dukungan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten.
“Kilang RU II Dumai merupakan kilang paling barat milik PT Pertamina (Persero) yang menyuplai kebutuhan energi wilayah Sumatera Bagian Utara. Saat ini beroperasi di kapasitas sekitar 120 MB di Dumai dan 30 MB di Sungai Pakning,” jelasnya.
Ia menegaskan, kunjungan Komisaris Utama menjadi dorongan semangat bagi seluruh Perwira untuk terus menjaga keandalan operasional serta meningkatkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Senada dengan itu, Senior Manager Operation & Manufacturing, Isnandhi Dwi Saputra, menyebutkan total kapasitas Kilang RU II Dumai mencapai 170 ribu barel per hari yang dioperasikan melalui dua unit kilang.
Pasokan minyak mentah (crude oil) berasal dari dalam negeri, di antaranya dari Pertamina Hulu Rokan melalui jaringan pipa Minas dan Duri, serta suplai dari Banyu Urip melalui jalur laut.
Ia menambahkan, Kilang Dumai memproduksi berbagai produk energi seperti diesel, avtur, dan gasoline, serta terus memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional, termasuk melalui optimalisasi lifting LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, Sabar Yudo Suroso menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh Perwira RU II Dumai yang dinilai mampu menjaga operasional tetap optimal.
Melalui kegiatan Management Walkthrough ini, Kilang Pertamina Dumai menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan operasional serta memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.*
Penulis: Redaksi
Editor: Rezi AP