RIAUPEMBARUAN.COM -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi masyarakat di Provinsi Riau. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada Selasa (28/7/2026).
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan secara umum kondisi cuaca di Riau didominasi udara kabur, cerah berawan hingga berawan.
Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, pada pagi hari hujan ringan yang bersifat lokal telah terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu.
"Memasuki sore hingga malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hilir. Potensi hujan masih berlanjut hingga dini hari di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kota Dumai," ujar Bella.
BMKG secara khusus mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi pada sore, malam hingga dini hari.
Suhu udara di Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 23??"34 derajat Celcius, dengan kelembapan udara 55??"98 persen. Sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10??"30 kilometer per jam.
Untuk kondisi perairan, BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut di wilayah Riau berada pada kisaran 0,5??"1,25 meter atau kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran relatif aman.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga melaporkan perkembangan titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB, terpantau 188 hotspot, dengan sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan sebanyak 54 titik.
Provinsi lainnya meliputi Jambi 28 titik, Aceh 27 titik, Sumatera Barat 22 titik, Kepulauan Bangka Belitung 20 titik, Lampung 19 titik, Sumatera Utara enam titik, Riau enam titik, Bengkulu lima titik, dan Kepulauan Riau satu titik.
Di Provinsi Riau, enam hotspot tersebut tersebar di lima daerah, yakni Kabupaten Kampar dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, dan Kota Dumai.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar meskipun hujan diprakirakan turun di sejumlah wilayah. Warga juga diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah dengan cepat.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG.*
Penulis: Redaksi
Editor: Rezi AP