crossorigin="anonymous">
Riau

Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Sederhana, Zar'an Kini Nikmati Hunian Layak dari Baznas Riau

Redaksi Redaksi
Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Sederhana, Zar'an Kini Nikmati Hunian Layak dari Baznas Riau

RIAUPEMBARUAN.COM -Senyum bahagia terpancar dari wajah Zar'an dan istrinya, Anisah, warga Dusun Mukti Sari, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis. Setelah bertahun-tahun menempati rumah dengan kondisi terbatas, kini pasangan tersebut dapat menikmati hunian yang lebih layak melalui Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang diresmikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau.

Peresmian rumah tersebut merupakan bagian dari realisasi Program Rumah Layak Huni Baznas Riau Tahun Anggaran 2025 yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu melalui penyediaan hunian yang aman dan nyaman.

Ketua I Baznas Provinsi Riau, Dr. Yahanan, menjelaskan bahwa Kabupaten Bengkalis memperoleh alokasi bantuan sebanyak 16 unit rumah pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sembilan unit merupakan pembangunan rumah baru dengan nilai bantuan Rp75 juta per unit, sedangkan tujuh unit lainnya berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni dengan bantuan Rp25 juta per unit.

"Untuk Kabupaten Bengkalis pada tahun 2025 terdapat 16 rumah yang mendapatkan bantuan dari Baznas Riau. Sebanyak sembilan unit merupakan pembangunan rumah baru dengan biaya Rp75 juta per unit, sedangkan sisanya merupakan program rehabilitasi rumah dengan bantuan Rp25 juta per unit," ujar Yahanan saat peresmian rumah, Kamis (11/6/2026).

Rumah milik Zar'an dan Anisah menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut setelah diajukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Politeknik Negeri Bengkalis. Dosen Politeknik Negeri Bengkalis, Erpan Syahrizan, turut berperan dalam proses pengajuan hingga bantuan disetujui oleh Baznas Provinsi Riau.

Menurut Erpan, proposal bantuan diajukan pada awal tahun 2025 setelah pihaknya memperoleh informasi terkait program RLHB dari UPZ Politeknik Negeri Bengkalis. Saat kunjungan Baznas Riau ke kampus pada Juli 2025, pihaknya juga berkesempatan menyampaikan langsung kondisi calon penerima bantuan.

"Proposal kami ajukan pada awal tahun 2025. Kemudian pada Juli 2025 kami berkesempatan bertanya langsung kepada pihak Baznas Riau saat berkunjung ke Politeknik Negeri Bengkalis. Alhamdulillah pada Agustus 2025 pengajuan tersebut disetujui dan pembangunan rumah mulai dilaksanakan," jelasnya.

Ia menambahkan, proses pembangunan dilakukan dalam dua tahap dan selesai pada awal Januari 2026. Meski rumah telah ditempati oleh keluarga penerima manfaat sejak pembangunan rampung, peresmian secara simbolis baru dapat dilaksanakan pada Juni 2026.

Sementara itu, Zar'an mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Kehadiran rumah baru tersebut tidak hanya memberikan kenyamanan bagi keluarganya, tetapi juga menghadirkan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Riau, UPZ Politeknik Negeri Bengkalis, serta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan impiannya memiliki rumah layak huni.

Program Rumah Layak Huni Baznas Riau diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bengkalis maupun daerah lainnya di Provinsi Riau. Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal warga, program ini juga menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat dapat memberikan manfaat langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*

Penulis: Eru Kurniawan

Editor: Redaksi


Tag:Baznas RiauBerita Bengkalis