crossorigin="anonymous">
Riau

Kawanan 12 Gajah Liar Melintas di Muara Fajar Pekanbaru, Warga Sempat Cemas

Redaksi Redaksi
Kawanan 12 Gajah Liar Melintas di Muara Fajar Pekanbaru, Warga Sempat Cemas

RIAUPEMBARUAN.COM -Sebanyak 12 ekor gajah liar tiba-tiba melintas di kawasan perkebunan warga di Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Sabtu (30/5/2026) malam. Kemunculan kawanan gajah berukuran besar tersebut langsung dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 22.40 WIB dari seorang warga bernama Heriyanto yang melihat kawanan gajah memasuki area perkebunan di sekitar Jalan Pekanbaru-Minas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyelamatan DPKP Pekanbaru yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) Robi Setiawan bergerak menuju lokasi dari Pos 13 Cempaka menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.25 WIB.

Sesampainya di lokasi, petugas menemukan sekitar 12 ekor gajah liar sedang melintas di kawasan perkebunan warga. Kawanan satwa dilindungi tersebut bergerak mengikuti jalur alami yang selama ini menjadi lintasan migrasi mereka.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan personel TNI. Koordinasi dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga agar kawanan gajah tidak mengalami gangguan selama proses penghalauan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan kawasan Muara Fajar memang merupakan salah satu wilayah yang kerap menjadi jalur perlintasan gajah liar.

"Perlintasan gajah di kawasan tersebut memang cukup sering terjadi karena merupakan jalur migrasi atau lintasan alami kawanan gajah. Penanganan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian satwa yang dilindungi," ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, proses penghalauan kawanan gajah membutuhkan kehati-hatian agar satwa tidak merasa terancam. Langkah tersebut penting untuk mencegah potensi konflik antara manusia dan satwa liar.

Setelah dilakukan pengawasan dan penghalauan secara bertahap, kawanan gajah berhasil diarahkan kembali menuju habitatnya. Tidak ditemukan kerusakan pada lahan perkebunan maupun fasilitas milik warga.

Selain itu, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Operasi penanganan selesai dengan aman dan seluruh personel kembali ke pos pada pukul 00.55 WIB.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan penyangga hutan di sekitar Pekanbaru masih menjadi habitat penting bagi gajah Sumatra. Karena itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga konservasi diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas manusia dan kelestarian satwa liar yang dilindungi.*

Penulis: Redaksi

Editor: Hendri Kuswoyo


Tag:Berita PekanbaruGajah LiarMuara Fajar